22 Remaja Diduga Lakukan Aksi Vandalisme Diamankan Polisi

share on:
Para remaja yang diduga melakukan aksi vandalisme saat digiring ke Mapolres Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Satreskrim Polres Bantul mengamankan 22 remaja yang diduga sebagai pelaku vandalisme di Sumber Mulyo Bambanglipiro Bantul, Senin (28/12) sekitar Pukul 17.00 WIB. Kesemua remaja tercatat sebagai pelajar dari Kota Yogyakarta dan Bantul.

Kasat reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi, mengungkapkan aksi vandaliame yang dilakukan oleh sekelompok remaja tersebut terjadi di sebuah gudang milik Bowo. Mereka memanjat tembok kemudian mengecat bertuliskan ‘Morenza’ berwarna oranye dan hitam.

Seorang warga yang mengetahui hal itu segera melaporkan ke warga lain. Selang beberapa menit kemudian sejumlah warga berduyun mendatangi tempat kejadian peristiwa (TKP).

Karena kegiatan mereka belum mendapatkan izin dari pemilik gudang, maka atas inisiatif Ketua RT 005 Siten, Yulianfo, sekelompok remaja itu diminta mengecat kembali tembok seperti semula menggunakan cat warna abu-abu.

Setelah selesai mengecat, mereka disuruh bernyanyi. Berlanjut sekitar Pukul 19.40 WIB warga menyuruh para remaja masuk ke Sungai Winongo guna memengamankan mereka dari massa yang semakin banyak berdatangan ke lokasi dan terpancing emosi dengan cara melempari batu. Selanjutnya warga melaporkan ke Polsek Bambanglipuro.

Polisi yang mendapatkan laporan itu segera mengamankan para remaja bawah umur itu sekitar pukul 20.30 WIB ke Mapolres Bantul.

“Ya mereka kami amankan, barang bukti sejumlah cat dan 11 sepeda motor yang dipergunakan mereka melakukan aksi tersebut,” ujar AKP Ngadi, Selasa (29/12/2020).

Hingga kini polisi masih melakukan pendalaman terkait dengan dugaan vandalisme ini. Mereka dapat dijerat Pasal 489 ayat (1) KUHP tentang kenakalan terhadap orang atau barang sehingga mendapatkan bahaya, kerugian atau kesusahan. (Supardi)

 

 

 

 


share on: