100 Personel SAR Peroleh Pelatihan Potensi Pencarian dan Pertolongan di Kulonprogo

share on:
Penyematan pin peserta Pelatihan Potensi Pencarian dan Pertolongan yang dilaksanakan oleh Kantor Basarnas Yogyakarta di Balai Pelatihan Dharmais Pengasih Kulonprogo DIY, Senin (13/5/2024) || YP-Ist

Yogyapos.com (KULONPROGO) - Pemerintah bertanggung jawab terhadap penyediaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang  pencarian dan pertolongan. Dengan tujuan mewujudkan SDM yang profesional, kompeten, disiplin, bertanggung jawab dan berintegritas.

BACA JUGA: Advokat Aprilia Supaliyanto MS SH Wis Wancine Menep

Undang-undang Nomor 29 tahun 2014 pasal 42 menyatakan bahwa pemerintah bertanggung jawab terhadap penyediaan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang Pencarian dan Pertolongan yang bertujuan mewujudkan sumber daya manusia yang Profesional, kompeten, disiplin, bertanggung jawab dan memiliki integritas.

BACA JUGA: Kirab Budaya Memeriahkan Peringatan Hari Jadi ke-76 Kalurahan Banyurejo

Hal tersebut dikatakan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Basarnas, Marsekal Pertama TNI Siswanta dalam sambutannya pada Pelatihan Potensi Pencarian dan Pertolongan yang dilaksanakan oleh Kantor Basarnas Yogyakarta, di Balai Pelatihan Dharmais Pengasih Kulonprogo DIY, Senin (13/5/2024). 

“Seperti diatur dalam Undang-undang Nomor 29 tahun 2014 pada pasal 42, pemerintah bertanggung jawab terhadap penyediaan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang Pencarian dan Pertolongan,” ujar Marsma TNI Siswanta. 

BACA JUGA: Pemkab Sleman Tidak Angkut Sampah Organik, Ini Respon Walhi

Pelatihan Potensi SAR merupakan prioritas nasional percepatan pemenuhan SDM bidang SAR yang berkualitas. Sejak di tetapkan sebagai prioritas nasional pada tahun 2018 Basarnas memperoleh target capaian 10.000 potensi SAR berkompetensi. 

“Pelatihan potensi SAR di kantor Basarnas Yogayakarta ini tidak semata-mata untuk memenuhi target tersebut.Terciptanya SDM yang berkompetensi SAR yang cukup dari sisi jumlah dan kompetensi yang memadai, diharapkan menjadi tulang punggung wilayah masing-masing dalam pelayanan SAR,” jelas dia. 

Marsekal Pertama TNI Siswanta (tengah) || YP-Ist

Humas Basarnas DIY Pipit Eriyanto menambahkan, pelatihan Potensi SAR yang dilaksanakan melipui Bidang Pertolongan di permukaan air (water rescue) dan Pertolongan diketinggian (High Angle Rescue Teknik) akan berlangsung dari tanggal 12-18 Mei 2024. Untuk lokasi renang Bidang Water di laksanakan di Kolam Renang Clereng dan untuk praktek di Waduk Sermo Kulonprogo. 

BACA JUGA: Menag Apresiasi Pemerintah Saudi Menambah Layanan 'Fast Track' Jemaah Haji

“Sedangkan untuk lokasi latihan kering kegiatan Bidang Pertolongan di ketinggian di Tower Kantor Basarnas Yogyakarta dan untuk Latihan Basah dilaksanakan di Tebing Waduk Sermo,” sebut Pipit. 

Diikuti sebanyak 100 peserta, terdiri 50 personel di Bidang pertolongan di permukaan air dan 50 Peserta di bidang Pertolongan diketinggian.

BACA JUGA: Soliditas Peradi Yogya Kian Rekat, Halal bi Halal Idul Fitri 1445 H Dihadiri Ratusan Anggota

“Peserta yang mengikuti pelatihan potensi SAR berasal dari TNI,Polri,BPBD,Damkarmat,Sar Satlinmas Rescue Istimewa dan organisasi Kemanusiaan yang ada di DIY,” benernya. 

Instruktur/pelatih dalam pelatihan berasal dari Rescuer Kantor Basarnas Yogyakarta, terdiri 8 orang Instruktur di bidang Pertolongan di permukaan air dan 2 mentor serta 8 Instruktur Bidang Pertolongan di ketinggian dan 2 mentor. (Opo) 


share on: