Unit Dharmaprint Merambah Pembuatan Masker

share on:
Unit Dharmaprint tetap beroperasi walau diterpa pandemi Covid-19 || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Dampak pandemi virus Corona (Covid-19) sangat memukul Unit Dharmaprint Pilok ke 3. Meski demikian perusahaan yang merupakan Perumda Aneka Dharma Kabupaten Bantul mencoba untuk tetap bertahan.

"Bertahan dalam artian tetap beroperasi melayani jasa print dan kreatif mengembangkan usaha melayani alternarif, diantaranya pembuatan masker,” kata Pengelola Unit Dharmaprint Pilok ke 3 dari Perumda Aneka Dharma Bantul, Arif Iskandar didampingi Andi Wahyu, Selasa (2/6/2020).

Menurutnya, sejak adanya pendemi Covid-19 omzet jasa dari para pengguna jasa print berkurang hingga 50 persen dibandingkan hari-hari normal sebelumnya. Penurunan ini tetntu saja membuat pengelola harus kreatif melakukan usaha-usaha alternatif, satu diantaranya mencari order pembuatan masker.

Diungkapkan, sebelumnya nilai omzetnya rata rata Rp 80 juta per bulan. Tapi setelah ada Covid-19 menurun menjadi Rp 35 juta per bulan.

"Penyebab penurunan omzet itu terkait dengan bahwa order dari para EO berkurang, sehingga mereka juga mengurangi omset jasa print,” kata Andi Wahyu.

Ia menjelaskan, sebagai upaya agar Unit Dharmaprint tetap eksis, maka juga mengembangkan usaha dengan membuat dan melayani pesanan masker. Hingga kini jumlah para pemesannya masih relatif terbatas yaitu dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bantul. Omzetnya juga nasih relatif kecil, maka diharapkan dari pihak manapun nantinya juga banyak yang memesan APD jenis tersebut.

Bertepatan dengan adanya  Covid-19 dan kondisi seperti ini, maka unit usaha ini melakukan efisiensi, yaitu dalam mempekerjakan para karyawannya terpaksa mempergunkan sistem shift sehari masuk dan sehari libur.(Supardi)

 


share on: