UKDW Dukung Peningkatan Kualitas Perguruan Tinggi Lewat Dies-DAAD

share on:

Yogyapos.com (BANTUL) - Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang berada di Yogyakarta terus berupaya meningkatkan kualitasnya agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyelenggarakan program pelatihan manajemen perguruan tinggi melalui pengembangan kepemimpinan dan kemitraan yang melibatkan pimpinan universitas dan fakultas. 

Bekerja sama dengan Faculty of Economy and Social Science University of Applied Science Osnabrück Jerman, UKDW Yogyakarta menyusun program pelatihan manajemen perguruan tinggi yang diajukan ke Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) sebagai program Dialogue on Innovative Higher Education Strategies (DIES) dan DIES-Partnershaften mit Hochschulen in Entwicklungsländern.

Kepala LPPM UKDW, Dr Ing Wiyatiningsih ST MT sebagai alumni progam DIES International Dean’s Course (IDC) South East Asia 2018/2019 dan salah satu penyusun program pelatihan manajemen perguruan tinggi ini, mengungkapkan bahwa proyek kerja sama antara UKDW Yogyakarta dan Osnabrück University of Applied Sciences Germany Faculty of Business Management and Social Sciences yang melibatkan Universitas Wira Wacana Sumba Timur, Universitas Halmahera Maluku, dan Universitas Ottow Geissler Jayapura ini bertujuan untuk mengatasi masalah distribusi kualitas universitas di area Indonesia yang dianggap kurang merata.

“UKDW berkomitmen untuk mendampingi ketiga perguruan tinggi ini sebagai upaya mengembangkan ilmu dan kualitas pendidikan di Indonesia,” katanya, Jumat (12/3/2021).

Sebagai rangkaian program kerjasama 2020-2023 antara UKDW Yogyakarta dan Osnabruck University of Applied Science-Germany yang dibiayai DAAD, telah diselenggarakan seminar pengayaan mengenai Kepemimpinan dan Manajemen Perguruan Tinggipada hari Jumat, 5 Maret 2021 lalu melalui platform Zoom Meeting. Adapun pembicara yang mengisi acara ini adalah Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng selaku Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Prof Ir Rolly Intan MASc, Dr Eng selaku Rektor Universitas Kristen Petra Surabaya. Pada kesempatan tersebut, keduanya membagikan pengalamannya dalam memimpin dan mengelola universitas, serta memperkuat branding sehingga lebih dikenal oleh masyarakat.

Pada akhir tahun 2021, program akan dilanjutkan dengan konferensi dan workshop ke-2 yang diselenggarakan di kampus UKDW. Kegiatan yang sama akan dilakukan pada tahun 2022. Rangkaian program ini akan diakhiri dengan konferensi pada akhir tahun 2023.

“Selama pelaksanaan program, peserta pelatihan akan diberikan tugas yang harus dikerjakan pada masa antar kegiatan dan dievaluasi pada saat pertemuan. Program ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang kompeten dalam mengelola perguruan tinggi yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas dan daya saing masing-masing perguruan tinggi,” tutur Wiyatiningsih. (*)

      

      

 


share on: