Uji Coba 'Wisata Sehat' Dikawal Ketat Anggota Dewan

share on:
Anggota DPRD Bantul Heru Sudibyo sesaat sebelum memasuki destinasi 'Pinus Sari', Jumat (24/9/2021) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Uji coba ‘wisata sehat’ yang digalakkan beberapa hari setelah penurunan status level 3 PPKM, mendapat pengawalan dari anggota DPRD Bantul. Karena diharapkan bisa berlangsung kondusif, sehingga dan pulih pasca pandemi nanti.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bantul H Heru Sudibyo SSos MM adalah salah satunya yang aktif melakukan pengawalan dan pemantauan uji coba tersebut. Ia sagat konsen untuk ikut mendorong pemulihan dunia pariwisata di wilayah kerjanya.

“Saya kebetulan anggota Komisi B yang juga membidangi pariwisata. Sementara Pemerintah Kabupaten Bantul sedang mengupayakan adanya wisata sehat. Yang ditempuh diantaranya sejak 11 hari terahir melakukan uji coba membuka Pinus Sari Dlingo untuk wisatawan,” kata Heru Sudibyo saat melakukan monitoring di destinasi wisata Pinus Sari, Mangunan, Bantul, Jumat (24/9).

Hanya saja, kata Heru, uji coba ini mempergunakan aplikasi online ‘Lindungi Peduli’ dengan mempergunakan aplikasi online. Para wisatawan yang dalam melakukan aplikasi lolos dipersilahkan masuk dan yang tidak lolos tidak diperkenankan masuk.  

Bagi mereka yang tak diperbolehkan masuk karena belum vaksin, ditengarai suhu badannya melebihi stadar 170 derajad celcius atau pun penyebab lainnya. 

“Untuk itu saya juga mencoba aplikasi di Pinus Sari. Kebetulan juga memenuhi persyaratan untuk masuk ke lokasi. Namun saya dan para wisatawan yang boleh masuk lokasi juga harus mentaati protokol kesehatan. Bagus, kondusif dalam penerapan prokes, serta wisatawannya juga cenderung patuh menjalankan kebiasaan baru era pandemi. Saya optimis wisata Bantul segera pulih,” terang Heru. 

Uji coba ini diharapkan bisa efektif sehingga pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menurun dari yang kini level 3 ke level 2 dan seterusnya yang lebih kecil atau pun keadaan dinyatakan telah kembali normal, pariwisata Bantul bisa normal kembali atau bahkan mengalami peningkatan. 

Kondisi wisata yang normal tentu akan menmbuhkan perekonomian. Sebab pariwisata merupakan satu kesatuan dengan keberadaan restauran, hotel, homestay, biro perjalanan atau transportasi, dan lainnya. Dengan demikian, nantinya diharapkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bantul bisa normal setelah hampir 2 tahun pandemi menurun. (Supardi)

 


share on: