Tuntas! PP Muhammadiyah Mendapuk Muhadjir Effendi Sebagai Ketua Tim Pengelola Tambang

share on:
Konsolidasi Nasional Muhammadiyah, di Convention Hall Masjid Walidah Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di Kapanewon Gamping Kabupaten Sleman DIY, Minggu ( 28/7/2024) || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memutuskan menerima izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah. Muhadjir Effendi didapuk sebagai ketua tim pengelola tambang. 

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam konferensi pers disela acara Konsolidasi Nasional Muhammadiyah, di Convention Hall Masjid Walidah Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di Kapanewon Gamping Kabupaten Sleman DIY, Minggu ( 28/7/2024).

BACA JUGA: Prof Edy Suandi Hamid Pimpin MES DIY Periode 2024-2027 Gantikan Heroe Poerwadi

“Kami menyusun tim mengelolaan tambang yang diketuai oleh Prof Muhajir Effendy sebagai Ketua PP yang membidangi Bidang Bisnis dan Ekonomi, jadi bukan sebagai menteri,” kata Haedar Nashir. 

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir || YP-Eko Purwono

Haedar Nashir menjelaskan, di dalam kepengurusan Muhammadiyah, Muhadjir Effendy menjabat sebagai Ketua Bidang Ekonomi, Bisnis dan Industri Halal. Jabatan di Pemerintah sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). 

BACA JUGA: Danang Maharsa: Paskibraka Adalah Orang Pilihan untuk Menjalankan Tugas Terhormat

“PP Muhammadiyah memutuskan menerima IUP yang ditawarkan oleh pemerintah setelah mencermati masukan, kajian, serta beberapa kali pembahasan pada rapat pleno PP Muhammadiyah pada 13 Juli 2024,” tandasnya. 

Menurut dia, keputusan  berdasar pada kajian dan masukan yang komprehensif dari para ahli pertambangan, ahli hukum, majelis lembaga di lingkungan PP Muhammadiyah, pengelola atau pengusaha tambang, ahli lingkungan hidup, perguruan tinggi dan pihak-pihak terkait lainnya.

BACA JUGA: Dukuh Sorogaten 1 Terduga Pelaku Asusila Masih Menjabat, Perjuangan Warga & LKBH Pandawa Berlanjut

Diungkapkan, pihaknya menghargai political will pemerintah untuk menjadikan tambang sebagai usaha untuk kesejahteraan melalui Ormas, sebagaimana  diatur dalam PP No 25 Tahun 2024 dengan pertimbangan untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi orang banyak, serta meminimalisir dampak lingkungannya. 

Muhadjir Effendy, Ketua Bidang Ekonomi, Bisnis dan Industri Halal || YP-Eko Purwono

“Dalam risalah konsolidasi nasional kali ini, PP Muhammadiyah berkomitmen untuk mengelola usaha tambang dengan mengembangkan model usaha “not for profit” guna mendukung dakwah dan Amal Usaha Muhammadiyah, serta masyarakat luas,” imbuhnya.

BACA JUGA: Spektakuler! Event MilkLife Soccer Challenge-Yogyakarta Seri 1 2024, Ini Faktanya

Susunan tim pengelola tambang, diantaranya Muhammad Sayuti sebagai sekretaris beserta anggota yang terdiri atas Anwar Abbas, Hilman Latief, Agung Danarto, Ahmad Dahlan Rais, Bambang Setiaji, Arif Budimanta, M Nurul Yamin dan M Azrul Tanjung.

Sedangkan Muhadjir Effendi mengaku baru mengetahui penunjukan dirinya sebagai ketua tim pengelola tambang Muhammadiyah dia pun enggan berkomentar panjang. 

“Saya malah baru tahu, nanti saya kabari kalau ini sudah berjalan,” sebut Muhadjir Effendi. (Opo) 


share on: