Tentang Retret Kepala Daerah, Ini Respons Abdul Halim Muslih

share on:
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan siap mengikuti Retret Kepala Derah secara nasional yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri, yang akan berlangsung di Akmil Magelang, pada 21-28 Februari 2025.

Retret bagi para Kepala Daerah ini adalah sebagai renungan untuk kemudian menyukseskan program kerja Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

BACA JUGA: Korem 072/Pmk Gelar RAT ke-56 Primkop Kartika B-01

“Kami menyambut positif dan gembira kewajiban mengikuti retret. Siap ikut,” tegas Abdul Halim Muslih yang kembali terpilih melalui Pilkada Bantul 2025, Senin (17/2/2025).

Abdul Halim menegaskan, kegiatan retret wajib diikuti. Dasarnya adalah Surat Edaran Mendagri Tito Karnavian Nomor 2005/629/SJ tentang Orientasi Kepemimpinan Kepala Daerah.

Para peserta itu akan memperoleh materi diantaranya tentang Wawasan Kebangsaan dan Ketahananan Nasionl, Dua Astacita Probowo Subianto maupun tugas dan fungsi Kepala Daerah. 

BACA JUGA: Kapolresta Sleman Ajak Semua Pihak Dukung Program Ketahanan Pangan dan MBG

“Pak Probowo akan memberikan pengarahan dan mmbuka acara itu. Narasumber diantaranya dari unsur Menteri/Wakil Menteri ataupunNnon Kementrian,” jelasnya.

Tujuan retret agar para peserta memahami dan menyatukan tekad kerha untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan bangsa membangun Indonesia sesuai program kerja Presiden.

Salah satu tujuan pokok bahwa melalui kegiatan tersebut agar ada keserasian dan kesesuain antara program Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten atau Kota.

“Setelah mengikuti retret, kami segera akan mengumpulkan seluruh Kepala OPD di Lingkungan Setda Pemkab Bantul untuk menyatukan tekad dan langkah menindak lanjuti melalui program daerah,” sambung Halim.

BACA JUGA: Lelang Proyek Gedung DPRD DIY Disorot, Kepala BPJ: Sudah Sesuai Regulasi

Meki Pemkab Bantul kemungkinan belum mampu melaksanakan program pemerintah pusat pada tahun 2025 karena alasan ketertasan anggaran, namun akan mulai melaksanakannya pada tahun 2026.

Program yang akan dibahas dan direalisasikan oleh Bantul diantaranya mengaspal jalan sepanjang 500 km, serta pembebasan pajak lahan pertanian pangan.

Semua Pimpinan OPD dan pegawai di Pemkab Bantul harus mampu bekerja serius untuk mensukseskanya. “Kalau yang tidak serius akan diberlakukan tindakan tertentu,” ultimatum Abdul Halim. (Spd)


share on: