SILATURAHMI ADVOKAT IKADIN YOGYAKARTA : Berbagi Wawasan, Sadarkan Landasan Moral,

share on:

Yogyapos.com (SLEMAN) – Desember agaknya menjadi bulan yang spesial bagi jajaran pengurus dan anggota DPC Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Yogyakarta. Menjelang berakhir tahun, mereka berkumpul mempererat tali silaturahim, di Villa Pakem Harjobinangun, Kaliurang, Sleman, Minggu (16/12/2018).

Acara kumpul-kumpul puluhan advokat bertajuk ‘Silaturahmi dan Malam Keakraban Senior dan Ikadin Muda’ ini dimulai pukul 16.30. Dikemas semi formil lazimnya suatu pertemuan, ada sambutan dari panitia, sambutan advokat senior, dan evaluasi demi menyongsong masa depan oraganisasi yang lebih baik. Selebihnya acara santai menyantap hidangan sembari menimakti panorama alam, semilir angin pegunungan dan saling berbagi info maupun canda.

Bagi anggota-anggota muda, pertemuan itu agaknya memiliki manfaat yang banyak. Bukan saja soal hidangan dan hiburannya saja, tetapi terutama rasa akrabnya dengan para senior.

“Baru kali ini kami merasa dekat dengan para senior, nyaris seperti tak ada jarak. Bahkan beroleh wawasan formal maupun informal yang sangat bermanfaat,” ujar seorang advokat muda yang baru dua tahun dilantik.

Para advokat senior yang dimaksud, diantaranya Daris Purba SH, Dr Achiel Suyanto SH MH, Hj Titiek Danumiharjo SH, Benny Tri Prasetyo SH, Dedy Suwadi SH, Gatot Murwahyudi SH, Anna Subiakti SH, Ariyanto SH (Ketua DPC Ikadin Yogya), Deddy Sukmadi SH (Sekjen), hingga generasi Winarno Madyo Putro, Diana Ekawati SH, Suyanto Siregar SH, Taufik T Purba SH dan Apip Amrullah SH

Maklum, sebab dalam sambutan para senior terinformasikan tentang keberadaan maupun peran organisasi yang punya motto Fiat Justitia Ruat Coelum (Demi Keadilan Sekalipun Langit Runtuh) ini bagi advokat khususnya dan perjalanan penegakan hukum di Indonesia.

Achiel Suyanto SH misalnya, menginformasikan tentang betapa signifikannya peran Ikadin sejak awal didirikan pada 10 November 1985 di Jakarta. Ketika itu memang ada pula organisasi advokat lain, namun keberadaan, kiprah dan gaung Ikadin lebih populer. Saat orang bicara advokat, maka mata pandang mereka seolah tak terpisahkan dengan Ikadin.

“Bahkan ketika kemudian ada amanat UU Advokat untuk membentuk wadah tunggal advokat, kami-kami dari Ikadin inilah yang tidak tinggal diam. Ya sangat sangat populer bagi advokat maupum dalam pandangan penyelenggara pemerintahan dari masa ke masa,” ujar advokat senior ini mewakili DPP Ikadin.

Lain lagi Daris Purba SH, lebih menekankan bagaimana agar advokat senantiasa menjunjung tinggi profesionalismenya sedemikian rupa, sehingga tetap bermartabat dan maslahat bagi masyarakat. Sebab dalam sejarah, advokat pada mulanya hadir untuk membela kepentingan hak-hak masyarakat dalam memperoleh keadilan.

“Itu yang patut dicamkan sejak awal. Bahwa kemudian seiring perkembangan zaman berdampak pada ekonomi, itu harus dimaknai sebagai suatu akibat yang tak terelakkan. Namun demikian tentu saja bukan suatu tujuan,” tegas Daris.

Kini, di era yang segalanya lebih diukur dari uang, maka para advokat harus tidak lupa dengan awal keberadaannya. Bagi kita yang datang belakangan di dunia penegakan hukum, perlu banyak belajar dari para pendahulu yang tak goyah dalam menegakkan idealisme dan menggenggam integritas.

“Tantangannya memang komplek. Tapi mari, kita bersama-sama berupayaa menjadi orang baik. Bukan hanya menjadi orang pintar. Orang baik ukurannya moral, hati nurani. Terbaca melalui implementasi profesi. Apa pun, tak terkecuali advokat,” sambung Dedy Suwadi SR SH.

Dedy di bagian lain juga menekankan pentingnya menggerakkan Ikadin sebagai wadah pelayanan anggota secara baik dan benar. Sehingga dalam gerak profesionalitas anggotanya dapat mewarnai kemajuan penegakan hukum. Dan terutama lagi, selalu berupaya menghindari konflik sesama advokat. Baik oleh karena sentimen wadah maupun penanganan perkara. “Hindari konflik yang tidak atas nama profesionalitas. Konflik kita, kalau boleh dibilang demikian, dilakukan di muka persidangan. Adu argumentasi dan fakta-fakta persidangan demi penegkan hukum," tegasnya. (Met)

    

 


share on: