Yogyapos.com (BANTUL) - Polres Bantul membuka layanan penitipan sepeda motor gratis saat momen mudik Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 Hijriah bagi warga Bantul.
Kebijakan yang sepertinya baru pertama terjadi, ini untuk mengantisipasi aksi pencurian sepeda motor (curanmor) hingga kecelakaan lalu lintas pemudik motor di jalanan.
BACA JUGA: Awas! Potensi Penjualan BBM Secara Curang di Musim Mudik Lebaran
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menjelaskan pelayanan ini tujuannya agar pemudik yang ingin berpergian bisa merasa tenang untuk meninggalkan motornya.
BACA JUGA: Behing Project Mahasiswa ISI Mengusung Persoalan Sampah ke Panggung Teater
“Penitipan tersebut dibuka di Mapolres Bantul termasuk di Polsek jajaran,” jelasnya kepada yogyapos.com, Minggu (7/4/2024).
Menurutnya, tidak ada kuota yang ditetapkan, selama lahan parkir masih tersedia, warga dipersilakan untuk menitipkan kendaraannya. Penitipan ini gratis, tidak dipungut biaya.
Fasilitas ini, kata Jeffry, juga untuk mendorong warga agar mudik dengan kendaraan umum, bukan dengan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor.
“Kami mengimbau khususnya ke masyarakat Bantul untuk sebaiknya tidak menggunakan sepeda motor ketika mudik, alasan utamanya karena memiliki resiko lebih tinggi terlibat lakalantas karena mengemudi terlalu lama dan terlalu jauh,” tandasnya.
Adapun persyaratan bagi para pengendara yang ingin menitipkan motornya yakni wajib menunjukkan STNK asli.
“Bagi warga yang ingin menitipkan kendaraan wajib menyertakan fotokopi KTP, STNK, dan SIM,” tambah Jeffry.
BACA JUGA: Wakapolda DIY dan Kasiops Kasrem Lakukan Inspeksi Bersama Jalur Kereta Api Yogya-Wates
Selain membuka tempat penitipan motor, Jeffry juga menitip pesan kepada para pemudik yang meninggalkan rumah untuk memberitahu Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat.
“Agar rumah yang ditinggal mudik mendapat pengawasan atau patroli,” tukasnya.
Sementara itu dalam Operasi Ketupat Progo 2024, Polres Bantul mengerahkan sebanyak 558 personel kegiatan pengamanan Idul Fitri 1445 H dan selama arus mudik Lebaran.
Selain personel dalam operasi khusus itu, lanjut dia, juga didukung oleh pemangku kepentingan lainnya, yakni dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait lainnya. (Spd)
