Seorang Terduga Teroris Diringkus oleh Tim Densus 88 di Dukuh Jetis Jogopaten

share on:
Petugan mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah terduga teroris || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) – Setelah melakukan pencermatan cukup lama, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri akhirnya berhasil mengendus keberadaan dan menangkap AW (39) terduga teroris di sebuah rumah, di Dusun Jetis Jogopaten, Pandowoharjo, Sleman, Minggu (22/1/2023) pagi.

Dalam penangkapan itu, petugas juga mengamankan 2 bom rakitan, serbuk yang diduga bahan peledak, buku agama, rekening berikut bukti transfer, parang, pisau dapur dan golok.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-dua-terduga-teroris-di-bantul-ketua-rt-membenarkan-terjadi-penggeledahan-rumah-6118

Kedua bom itu langsung dimusnahkan (disrupter) oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Sat Brimob Polda DIY. Bahan material bom yang diamankan oleh tim Jibom Gegana Sat Brimob Polda DIY hingga kini masih diselidiki.

“Bahan material bom diamankan oleh Jibom untuk dilakukan pengamanan dan penelitian lebih lanjut,” demikian informasi yang diterima yogyapos.com, siang tadi.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-26-terduga-teroris-yang-diterbangkan-dari-makasar-ditahan-di-rutan-khusus-3545

Kapolresta Sleman Kombes Aris Supriyono membenarkan adanya penangkapan terduga teroris itu. Tapi pihaknya tidak memerinci, karena berserta jajarannya hanya melakukan back up penjagaan di sekitar lokasi penggerebekan.

“Kami Polresta Sleman dan Polda DIY hanya membantu proses pengamanan kegiatan yang dilakukan Densus 88,” ucapnya, singkat.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-remaja-sidomulyo-godean-dirikan-bengkel-karakter-gancahan-9495

Dukuh Jetis Jogopaten kepada wartawan membenarkan pagi pikul 09.00 sempat dihubungi warga. Ia kemudian ikut menyaksikan penggeledahan di rumah terduga teroris tersebut.

Diakuinya, AW asli warga di wilayahnya. Sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online. Ia hidup bersama ibu dan adiknya di rumah tersebut. Selebihnya mengenai aktivitas yang diduga terlibat teroris pihaknya tidak mengetahui. (*/Met)

 

 


share on: