Seorang Pria Tewas Usai 'Ngamar' di Parangkusumo

share on:
Tim Inafis dan Petugas Kesehatan saat memeriksa korban di TKP || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Seorang pri berinsial Sdo (59) asal Kotabaru Gondokusukan Kota Yogyakarta mendadak meninggal dunia usai kencan (ngamar) dengan perempuan di kamar penginapan, Parangkusumo, Mancingan Parangtritis Bantul, Rabu (10/1) pukul 00.30 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry membenarkan peristiwa yang sempat mengagetkan warga sekitar dan wisatawan di sana. Mayat korban sudah diserahkan ke keluarganya, dipastikan tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan.

BACA JUGA: Usai Hadiri Dhaup Ageng, Anies Baswedan Kunjung Kampung Relawan AMIN di Pakualaman

“Benar koban meninggal dunia secara mendadak. Pertamakali diketahui oleh saksi SJ, teman kencannya,” ujar AKP Jefrry kepada yogyapos.com, Rabu (10/1/2024) siang.

Sebelum kejadian, korban mendatangi rekannya bernama TS (49) asal Kalisema Rt 02 Rw 04 Tugu Kebumen Jateng yang tinggal di Jalan Tukangan Yogyakarta. Mereka berdua mengendarai sepeda motor menuju Pantai Parangkusumo pada Selasa sekitar puku 20.30 WIB.

BACA JUGA: PDIP Bantul Siapkan 9.600 Saksi Pemilu 2024

Setiba di lokasi pukul 21.30 WIB, korban memarkirkan motornya kemudian berjalan sendiri mendatangi SJ yang sedang istirahat di Cempuri. Setelah itu mereka masuk kamar kencan, namum tak lama kemudian korban langsung tergeletak dengan posisi terlentang.

Mengetahui hal itu, SJ langsung memberitahu TS yang berada diluar kamar dan berlanjut untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kretek.

BACA JUGA: Dr Iwan Setyawan SH MH: Ganjar 'Mengunci' Prabowo dengan Data

“Langkah yang telah dilakukan petugas Polsek Kretek menerima laporan Warga, mendatangi dan mengamankan TKP, serta menghubungi Tim Inafis Polres Bantul maupun petugas Puskesmas Kretek,” jelas AKP Jeffry.

Hasil pemeriksaan petugas di TKP oleh Tim Inafis Polres Bantul yang dipimpin Aiptu Wijanarko dan petugas Puskesmas Kretek, Meita, menyimpulkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada diri korban yang diperkirakan meninggal dunia sejak 1 hingga 2 jam sebelumnya. (Spd)

 


share on: