Seorang Kakek Nyaris Kehabisan Oksigen Setelah Terkunci di Dalam Mobil

share on:
Proses mengevakuasi kakek yang terkunci di dalam mobil || YP- ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Seorang kakek nyaris kehabisan oksigen usai terkunci di dua jam dalam mobil yang terparkir di pinggir jalan. Beruntung kakek berusia 74 tahun itu bisa diselamatkan dengan memecahkan kaca mobil setelah ada warga yang mendengar ketukan dari dalam mobil.

BACA JUGA: Gerindra Minta Hotman Tak Kaitkan Kasus Hukum Febrie Adriansyah dengan Presiden

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/7/2026) di depan Money Changer Jalan Margo Utomo Jetis Yogyakarta. Peristiwa itu diketahui pada pukul 17.30 WIB.

"Benar terjadi orang terkunci di dalam mobil pada Minggu (19/7). Korban laki-laki umur 84 tahun," kata Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Dani Hasan kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).

BACA JUGA: Pabrik Rokok HS Serap 7.000 Tenaga Kerja, Difabel Ikut Diberi Kesempatan

Dia menjelaskan, korban yang berasal dari Kabupaten Demak datang bersama keluarganya untuk berwisata dengan mengendarai Mobil. Sekitar pukul 15.00 WIB, mereka tiba dan mobil diparkir di depan Money Changer Jl. Margo Utomo Jetis Yogyakarta.

"Kemudian keluarga korban jalan jalan ke Malioboro, namun korban memilih tidak ikut dan menunggu di dalam mobil," ujarnya.

BACA JUGA: Raudi Akmal Ajukan Praperadilan, Kejari Sleman Beri Jawaban Begini di Persidangan

Sebelum meninggalkan mobil, sopir mematikan mesin mobil dan tidak mengunci kendaraanya. Beberapa saat kemudian pintu mobil terkunci secara otomatis dan korban yang sudah lansia tidak bisa membuka kunci pintu mobil tersebut.

Baru sekitar pukul 17.30 WIB korban mengetuk-ngetuk kaca mobil dan diketahui oleh warga yang melintas. Mereka kemudian berusaha membuka kaca mobil namun tidak berhasil.

BACA JUGA: Ratusan Pengemudi Ojol Solusi Deklarasi Damai, Komitmen Jaga Kamtibmas dan Tolak Hoaks

"Selanjutnya warga memecahkan kaca mobil depan samping sopir," ucapnya.

Akhirnya, korban berhasil diselamatkan meski dalam kondisi lemas. Selanjutnya personel Polsek Jetis Yogyakarta menghubungi keluarganya. Setelah korban membaik, keluarga korban dan keluarganya melanjutkan perjalanan.

"Tidak ada unsur kesengajaan," pungkasnya. (Jhw)
 


share on: