Semua Keinginan Bisa Diwujudkan, Asalkan Tahu Caranya

share on:
Para nara sumber seminar || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Bisakah manusia memiliki apapun yang diinginkan? Bagi orang yang memiliki pemahaman di bidang mind technology (olah pikir), jawaban dari pertanyaan itu adalah : bisa.

Pakar Mind Technology dari Quantum of Mind Indonesia, Agus EH, mengatakan manusia bisa memiliki apapun yang diinginkan, selama menerapkan rumus,  Human Factor dikali God Factor = Have (memiliki).

 

Human Factor terdiri atas BE dikali DO.

BE adalah kondisi dimana manusia tidak memiliki mental block, lepas dari luka batin dan kesedihan, memiliki sikap tenang, yakin, percaya, doa, iman, pasrah, syukur, positif, manajemen emosi yang baik.

Sedangkan DO adalah kerja, aktifitas atau kegiatan, pengetahuan, pengalaman dan keterampilan.

“DO perlu dilakukan agar pikiran bawah sadar manusia menjadi yakin bahwa kita memang bebar-benar serius dengan yang kita impikan,” kata Agus EH di kantor Quantum of Mind Indonesia, di jalan Golo, Pandeyan, Yogya, Senin (27/9/2021) malam.

Sebagai contoh, bila seseorang ingin mendapat pasangan hidup, yang dilakukan adalah menetapkan kriteria pasangan ideal menurut yang bersangkutan, lalu kriteria pasangan ideal itu dimasukkan ke pikiran bawah sadar. Tidak berhenti di situ, orang tersebut perlu menstimulus atau menunjukkan pada pikiran bawah sadarnya bahwa dia serius dengan cara yang akan dilakukan. Misalnya bergabung dengan komunitas tertentu sehingga punya peluang untuk berkenalan dengan orang banyak, atau minta teman untuk mengenalkan pada seseorang yang masih jomblo juga, atau ikut aplikasi cari jodoh dan lain sebagainya. Dengan "DO" itu maka ia akan mendapatkan jodoh melalui proses yang sama sekali tidak disangka-sangka sebelumnya.

 

Tentukan Target dan Strategi

Ditambahkan oleh Agus, kehidupan manusia bisa diibaratkan seperti matrix yang memiliki rumusannya masing-masing. Sama halnya untuk “mendapatkan atau memiliki” kebahagian, kesuksesan dan keberlimpahan.

Agus menceritakan pengalamannya saat menerapi klien. Klien itu sering mengikuti berbagai workshop dan pelatihan, termasuk pelatihan hipnosis, dan aktif mempraktekkan apa yang dipelajari. Namun ia tetap saja mengalami kesulitan mencapai impiannya. Klien tersebut sudah berusaha selalu berfikir positif, melakukan visualisasi dan sensualisasi saat mau tidur, namun impiannya belum tercapai juga.

Saat ditanyakan pada klien, apa perasaannya setelah melakukan visualisasi dan sensualisasi setiap menjelang tidur? Klien tersebut mengatakan meski secara umum ia memperoleh ketenangan, namun juga ada perasaan tidak nyaman di hati atau di tubuhnya. Dan perasaan tidak nyaman itu sudah coba diatasi dengan teknik teknik yang diajarkan di workshop dan pelatihan yang pernah diikuti.

Dalam sesi konseling, diketahui kalau klien tersebut belum menentukan target yang jelas, terstruktur, terukur, dan belum memiliki strategi yang jelas untuk mencapai target pribadinya.

Tanpa memiliki target dan strategi yang jelas dan terukur, sehingga dia tidak dapat mewujudkan impiannya.

Untuk mencapai target mewujudkan impian dibutuhkan komponen yang lengkap. Dari komponen yang dijelaskan klien diatas ternyata ada yang kurang lengkap, yaitu tidak memiliki strategi yang jelas dan akibatnya dia tidak punya arah yang jelas.

Meskipun pikiran bawah sadar sudah dimasuki program namun tanpa ada aksi yang tepat, maka pikiran bawah sadar tidak akan jalan. Kita tetap perlu melakukan kerja, kita perlu menambah skill (kemampuan) yang mendukung pencapaian target. Ketika kita action (bergerak, kerja) dengan memiliki skill yang mendukung.

Jika dilakukan maka hal itu akan menstimulus pikiran bawah sadar untuk aktif, dalam kata lain pikiran bawah sadar akan berpikir bahwa seseorang serius untuk mencapai impiannya.

Kuncinya, kata Agus EH, setelah BE Anda beres maka segera lakukan DO agar pikiran bawah sadar tahu bahwa Anda sangat serius. Dan jika Anda giat melakukan DO, maka pikiran bawah sadar Anda akan semakin giat untuk  “memiliki” impian Anda."

Hal yang tidak kalah penting untuk dilakukan adalah  berdoa dan meminta pada Tuhan agar diberi kemampuan untuk mewujudkan impian tersebut.

Memahami pentingnya target dan strategi untuk mewujudkan impian bagi manusia, maka Quantum of Mind Indonesia akan menyelenggarakan webinar gratis tentang manajemen keuangan, bagaimana menata keuangan yang baik untuk mewujudkan keberlimpahan dan kebahagiaan. Workshop berjudul “Smart Spending to be Prosperity”. Bagaimana cara agar dengan semakin sering belanja malah tambah sejahtera, bagaimana uang pas-pasan tapi tetap bisa sejahtera. Semua akan dibahas di seminar ini.

Seminar ini akan diisi oleh Stella Maxda, sosok expert dibidang penataan keuangan, seorang Qualified Financial Educator, seseorang yang memiliki lisensi dalam dan luar negeri untuk menata keuangan.

Acara ini akan dilaksanakan pada Rabu, 29 September 2021, pukul 19.30. Bagi pembaca yang berminat, dapat mengklik tautan berikut https://bit.ly/SmartQoM. (Avi)


share on: