Yogyapos.com (SLEMAN) - Warga terdampak proyek strategi nasional di Padukuhan Nglarang, Nambongan dan Karang Bajang Sleman kini bisa bernafas lega. Pasalnya, Satgas A yang bertugas untuk melakukan pengumpulan data fisik objek pengadaan tanah telah bekerja dan mendatangi pemilik rumah dan lahan yang bakal dilibas jalan tol soal proyek Jalan Tol Yogya-Solo Sesi 2. Proyek ini melintasi wilayah Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati.
“Ini menjadi pertanda bahwa proses pembayaran ganti kerugian mulai dilaksanakan oleh Pemerintah,” kata seorang warga.
Sementara itu, Jogoboyo Kalurahan Tlogoadi, Riswanto mengatakan, di wilayah Tlogoadi terdapat 3 lokasi padukuhan yang dipastikan terimbas proyek Jalan Tol Yogya-Solo Sesi 2 dengan jumlah tanah terdampak lebih kurang 181 bidang.
“Di wilayah kami terdapat tiga padukuhan yang nantinya akan menjadi lokasi pembangunan Jalan Tol Yogya-Solo Sesi 2, yakni Padukuhan Nambongan atau Tegalsari, Padukuhan Nglarang dan Karang Bajang,” jelas Riswanto kepada yogyapos.com, Sabtu (12/3/2022).
Dikatakannya, bahwa ketiga lokasi telah didata oleh satgas A terkait data fisik objek pengadaan tanah sebelum dilakukan pengamatan oleh Satgas B yang bertugas untuk melaksanakan pengumpulan data yuridis objek pengadaan tanah.
“Tiga padukuhan itu sudah dilakukan pendataan oleh satgas A,” ujarnya.
Ny Ngatinem warga Padukuhan Karang Bajang RT 03 RW 027 membeberkan perihal pendataan lahan tersebut, dirinya mengatakan sebelumnya telah dilakukan pematokan oleh petugas ukur.
“Kalau pematokan dengan beton merah putih itu sudah dilakukan sekitar dua minggu yang lalu, kemarin ada petugas pengkuran datang lalu pernah kita diundang rapat di rumah Ibu Dukuh dan kita kumpulkan dokumen-dokumen,” ungkap dia sembari menunjuk patok yang dimaksud.
Hal serupa diungkapkan Ketua RT 04 RW 29 Padukuhan Nglarang, Suhindarto AMd pihaknya mendukung pembangunan jalan tol dan mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah kini mendapatkan kejelasan setelah menunggu sekitar dua tahun terkait rencana proyek jalan Tol Jogja-Solo Sesi 2.
“Ya, seluruh warga RT 4 dusun Nglarang akan terdampak pembangunan jalan tol Yogya-Solo, jumlahnya sekitar 35 KK. Kalau jumlah rumah ada sekitar 60 unit, sisanya berada di RT 05 Jadi pembangunan jalan tol ini membuat kita bedol RT,” tuturnya. (Opo)
