Sabtu dan Minggu Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Bantul Ditutup

share on:
Kabid Pemasaran Obyek Wisata Dinas Pariwisata Bantul, Guppanto Susilo || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Obyek wisata yang pengelolaannya dilakukan oleh Pemkab Bantul ditutup untuk umum (wisatawan) setiap Sabtu dan Minggu. Di luar kedua hari itu obyek wisata dibolehkan beroperasi tapi jam kunjungan dibatasi pukul 05.00 hingga 20.00 WIB.    

Ketentuan ini berdasarkan Instruksi Bupati Bantul Nomor 15 Tahun 2021 tertanggal 15 Juni 2021 Tentang Perpanjangan Ke-9 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro.

Kabid Pemasaran Obyek Wisata Dinas Pariwisata Bantul, Guppanto Susilo, mengungkapkan Instruksi Bupati ini juga berisikan larangan beberapa kegiatan. Dalam diktum 9 huruf d (Kemasyarakatan, Seni, Sosial dan Budaya) di sebutkan antara lain bahwa kegiatan kemasyarakan, rapat RT, Dasawisma, PKK dan sejenisnya agar ditunda pelaksannnya.

Selanjutnya kegiatan pentas seni, sosial, dan budaya, seperti live music, karaoke, organ tunggal, hadrah, campursari, jathilan, dan sejenisnya ditiadakan. Adat istiadat (hajatan, pernikahan, dan sejenisnya)

dilarang melaksanakan acara hajatan, pernikahan, syukuran, dan kegiatan adat istiadat sejenis, di wilayah merah zona dan zona orange.

“Untuk zona hijau dan zona kuning, hajatan bisa dilakukan dengan maksimal 50 orang dan todak diperbolehkan prasmanan,” terangnya menjawab yogyapos.com, Minggu (20/6/2021).

Kegiatan lain yang dilarang di zona orange dan zona merah antara lain kajian keagamaan, pengajian umum, mujahadah, 

pertemuan dan pesta pernikahan.

Dalam Instruksi itu secara umum, untuk zona hijau dan kuning kegiatan bisa dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. (Supardi)

 


share on: