Rusak Parah, Museum Gunung Merapi Ditutup dan Segera Direhab

share on:

Yogyapos.com (SLEMAN) - Kerusakan cukup parah, Museum Gunung Merapi (MGM) di Hargobinangun Kapanewon Pakem Sleman  ditutup bagi wisatawan. Museum ini selanjutnya akan direhab agar kondisinya lebih baik.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengungkapkan, bermula berkaitan dengan kunjungan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksaan Jeuangan (BPK) pada 12 September 2022 diketahui kondisi bangunan MGM sudah menghawatirkan, terutama di bagian atap, plafon serta lantai.

Kemudian secara lisan BPK menyarankan agar MGM ditutup sementara untuk kunjungan wisatawan, dengan mempertimbangkan keselamatan wisatawan.

“Menindaklanjuti saran dari BPK Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) mengadakan rapat internal membahas penutupan MGM. Hasil rapat kemudian diteruskan kepada Bupati Sleman, yang kemudian memberikan sehingga Dinas Kebudayaan selenggarakan rapat dengan instansi  ter terkait,” ungkap Danang pada media di Puri Mataram, Senin (21/11/2022). 

Wabup Danang Maharsa pimpin rapat koordinasi penutupan Museum Gunung Merapi || YP-Ist

Lanjut Danang, meski MGM ditutup sementara dari kunjungan wisatawan namun operasional karyawan tetap berlangsung seperti biasa, serta akan dilakukan penyesuaian jam kerja difokuskan untuk evakuasi penyelematan koleksi.

Persiapan untuk rehab bangunan gedung MGM  tahun 2022 telah dilakukan review DED rehab selanjutnya pada tahun 2023 akan dilakukan rehab fisik bangunan MGM  dengan menggunakan anggaran Dana Keistimewaan tahun 2023. 

Sementara Kepala DPUPKP Taupiq Wahyudi mengungkapkan, anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk perbaikan beberapa bagian bangunan yang kerusakannya cukup parah seperti atap plafon dan lantai kayu.

Menurutnya proses pembangunan ini bakal memakan waktu 6 sampai 7 bulan.

“Struktur dan konstruksi bangunan masih kuat dan kerusakan tersebut mulanya berawal dari bagian atap. Lambat laun berdampak ke plafon dan lantai kayu sampai tembus di lantai satu,” terang Taupiq. 

Seperti diketajui bahwa Museum Gunung Merapi di bangun oleh Pemerintah Pusat, Pemda DIY dan Sleman yang membangun disisi belakang, dan selama ini kerusakan parah terjadi di sisi bagian depan. Museum itu berstatus milik Badan Geologi dan sesuai peraturan aset bisa dihibahkan setelah berjalan 10 tahun sehingga Pemkab baru bisa mengusulkan perbaikan tahun 2019. Museum ini dibangun selama kurun waktu 2005 -2019. (*/Agn)

 


share on: