Yogyapos.com (JAKARTA) - PT PLN menurunkan sejumlah lebih dari 140 relawan untuk membersihkan material lumpur, sekaligus memastikan keamanan instalasi listrik di 15 masjid terdampak bencana di sejumlah titik di Aceh.
Dilansir dari InfoPublik, disebutkan aksi itu difokuskan pada lima wilayah terdampak terparah: Aceh Tamiang, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Timur, dan Aceh Tengah.
BACA JUGA: Kejari Bantul Selidiki Dugaan Korupsi di Pemkal Wonokromo, Bupati Serahkan Hasil Audit
"Masjid adalah urat nadi kehidupan masyarakat Aceh sekaligus simbol kebangkitan pascabencana. PLN tidak tinggal diam; relawan kami kerahkan untuk menyisir setiap lokasi yang terdampak parah," kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, melalui keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).
Menurut Darmawan, selain pembersihan fisik, PLN juga menyalurkan bantuan Al-Qur'an, peralatan shalat, paket sound system, hingga kubah masjid.
BACA JUGA: Patrapadi akan Selenggarakan Haul ke-171 Diponegoro, Ini Agenda Besarnya
Melalui berbagai upaya tersebut, suara azan kini kembali menggema di sejumlah wilayah yang menjadi bagian dari Serambi Mekah tersebut.
Salah seorang jamaah di Masjid Al-Huda di Kuala Simpang, Rantau, Aceh Tamiang, Sulaiman, mengaku bersyukur atas upaya tersebut.
"Selama dua minggu kami berusaha membersihkan secara mandiri, namun keterbatasan alat membuat kami kewalahan. Kehadiran tim PLN dengan alat berat sangat membantu menyingkirkan lumpur tebal, sehingga kami bisa kembali melaksanakan salat Jumat," ungkap Sulaiman.
BACA JUGA: Migrasi Aman Diperkuat, BP3MI Sumbar Catat Kinerja Penempatan dan Perlindungan PMI 2025
Apresiasi senada datang dari Rudi Muharram, pengurus Masjid Al-Ikhwan di Bener Meriah. Ia berterima kasih atas bantuan alat ibadah dan pemulihan fasilitas yang membuat masjid mereka kembali hidup. (*)
