Rapid Test di Pasar Turi: 209 Pedagang Dinyatakan Non Reaktif

share on:
Anggota Komisi B DPRD Bantul ikut memantau rapid test di Pasar Turi Bantul, Jumat (9/7/2020) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Sebanyak 209 pedagang di Pasar Turi Bambanglipuro Bantul, dinyatakan non reaktif hasil rapid test pencegahan Covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Bantul, Jumat (9/7/2020).

Rapid test ini merupakan kelanjutan dari yang telah dilakukan di Pasar Bantul, Pasar Gatak (Bambanglipur) dan Jodok (Pandak) sebelumnya. “Syukurlah ternyata hasilnya non reaktif,” kata Ketua Komisi B DPRD Bantul Wildan Nafis didampingi anggota Heru Sudibyo,  Aryunadi, Bibit Rustamto dan saryanto saat ikut melakukan pemantauan di Pasar Turi. 

Wildan mengatakan, Komisi B DPRD Bantul menyambut positif diadakannya rapid test. Itu sebabnya ikut pula memantau pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Berdasarkan data bahwa jumlah para pedagang Pasar Turi mencapai 319 orang. Yang kini mengikuti rapid test sebanyak 209  orang. Sedangkan lainnya sebanyak 110 sudah mengikuti rapid test di pasar lain, karena pedagang umumnya tidak hanya berdagang di pasar Turi. Pasar yang sudah dilakukan rapid test diantaranya Bantul, Gatak Sumbermulyo dan Jodog Pandak .

Untuk memotivasi dan mensukseskan adanya rapid test kali ini juga melibatkan para Dukuh setempat, anggota Polsek dan Koramil Bambanglipuro. Ada beberapa pedagang yang takut mengikuti rapid test, namun berkat adanya pendekatan dari para petugas, akhirnya mereka bersedia mengikutinya.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, dr Agus Budi, mengatakan kegiatan rapid test ini merupakan upaya pencegahan dan pemberantasan Covid-19 di kabupaten ini. Hingga kini jumlah kasus Covid-19 tembus sebanyak 99 orang. (Supardi)

 


share on: