PT Sriboga Dorong UKM Lakukan Digital Marketing

share on:
Dari kiri ke kanan: Irfan Wahyudi, Davy Djohan dan Panca Indria menunjukkan produk unggulan tepung super premium yang banyak digunakan sejumlah pastry dan restoran ternama di Indonesia || YP/Fadholy

Yogyapos.com (BANTUL) - Untuk meningkatan kualitas, inovasi, manajerial marketing serta pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM), PT Sriboga Flour Mill mengadakan seminar Digital Smartpreneur & Baking Workshop, di Ballroom Hotel Grand Dafam Rohan, Jalan Raya Janti Banguntapan Bantul, Kamis (5/12/2019).

Acara tersebut diikuti sekitar 300 lini UKM yang tersebar di wilayah DIY-Jateng. Agenda ini juga menjadi momentum bagi PT Sriboga untuk mengenalkan kepada publik, tepung terigu kelas super premium yang lebih praktis dan ekonomis.

“Kemasannya sengaja kami buat praktis, yakni 1 Kg. Ada merek Double Zero yang merupakan tepung khusus untuk membuat roti, pastry dan pizza. Lalu ada merek Hime untuk membuat roti manis dan roti tawar. Ini sangat cocok bagi pelaku usaha start up, bakery dan UKM. Melalui acara ini kami juga mengedukasi ke peserta sistem marketing online. Perubahan strategi pemasaran harus up date. Tidak lagi konvensional, namun harus digital marketing,” jelas Rike Sundari General Manager PT Sriboga Flour Mill.

Hadir dalam event tersebut, Manager Sales Operastion PT Sriboga Panca Indria, UKM Manager Irfan Wahyudi dan  GM Marketing Filma Davy Djohan yang merupakan rekanan dari PT Sriboga.

Panca Indria mengatakan, ini merupakan event roadshow yang telah dihelat di Semarang, Surabaya, Tegal, Bandung, Jakarta, Malang, Solo, Denpasar, Purwokerto dan sebagai rangkaian penutup dilaksanakan di Yogyakarta, dengan animo peserta yang membludak. “Dengan digelarnya acara ini, kami berharap pelaku industry bakery, pastry dan UKM mendapatkan pengetahuan baru. Baik soal peningkatan kualitas produk, langkah inovasi yang harus diterapkan, packaging yang menarik, strategi pemasaran dan peningkatan aspek sumber daya manusia,” ujar Panca mantap.

Hal senada juga diungkapkan Manager UKM Irfan Wahyudi, kendala di lini UKM saat ini adalah hal pemasaran produk. Pihaknya melakukan pendampingan kepada para UKM. Mulai dari mengolah produk hinggga memasarkanna.

“Saat ini kami sedang mengedukasi UKM untuk menjual produk olahannya secara online. Sekarang zamannya digital marketing. Semua lebih efektif, praktis dan benefit ekonomi juga lebih terasa. Kami juga meluncurkan program beasiswa bagi anak-anak para penggiat UKM. Kami pun telah melakukan kerjasama dengan sejumlah SMK dan sekolah perhotelan untuk sharing ide, gagasan dan mengadakan sejumlah pelatihan,” ujar Irfan Wahyudi yang mengaku jelang libur Natal dan Tahun Baru, okupansi produknya di wilayah Yogya naik 30 persen.

Acara ini juga disisipi baking show oleh beberapa chef handal dari Sriboga Customer Center. Ada chef Bangun, chef Rudi, chef Dwi, chef Ariatun, dan chef Gary. Merekan mendemonstrasikan produk tepung terigu premium menjadi olahan cheese bluder, pao maranggi, klepon cake, german cheese pudding dan chicken croissant cheese.

PT Sriboga Flour Mill berdiri sejak 1995 dengan pabrik yang berlokasi pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Sebelumnya publik mengenal dengan nama PT Sriboga Ratu Raya, yang kini telah menjadi induk perusahaan Sriboga Food Group. Publik mengenal Sriboga sebagai pionir produsen tepung terigu paling inovatif dan menjadi produsen 3 besar di Indonesia. (Dol)

 

 

 

 


share on: