PRNU Panjang Rejo Bukber dan Salurkan Bantuan Rp 18.800.000 kepada 47 Anak Yatim

share on:
Sejumlah anak yatim dalam kegiatan buka puasa bersama dan pentasyarufan yang digelar PRNU Kalurahan Panjangrejo, di Mushola Al Firdaus, Karanggayam, Dusun Gedangan, Panjangrejo, Pundong, Bantul, Jum’at (5/4/2024) petang || YP-Markaban Anwar

Yogyapos.com (BANTUL) - Puluhan anak yatim piatu menikmati dan mengkhidmati acara buka puasa bersama yang digelar Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kalurahan Panjangrejo, di Mushola Al Firdaus, Karanggayam, Dusun Gedangan, Panjangrejo, Pundong, Bantul, Jum’at (5/4/2024) petang.

Selain berbuka puasa bersama, PRNU Panjangrejo juga mentasyarufkan santunan berupa uang dan bingkisan lebaran.

Pengurus Yatiman PRNU Panjangrejo, Purwanto menerangkan setiap anak mendapatkan santunan uang dan paket bingkisan lebaran.

BACA JUGA: Kenneth Trevi Kampanye Antiperundungan Lewat 'Anti Bully' dan 'Jangan Bully' Karya Rulli Aryanto

“Masing-masing anak diberikan santunan Rp 400 ribu, plus bingkisan lebaran. Ada 47 anak yatim, total yang kita tasyarufkan Rp 18.800.000. Santunan tersebut kita diserahkan langsung kepada anak yatim piatu yang hadir dalam acara ini,” ujar Purwanto kepada yogyapos.com, disela-sela kegiatan

BACA JUGA: Danrem 072/Pmk Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus HMI UIN Sunan Kalijaga

Puwanto mengungkapkan, dalam semangat Ramadan yang penuh berkah, pihaknya ingin berbagi kebahagiaan kepada anak yatim dalam momen menjelang hari lebaran yang kurang beberapa hari lagi. “Kami percaya bahwa memberikan santunan kepada anak yatim piatu adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan, terutama di bulan suci ini,” tandasnya.

Mauidloh hasanah jelang buka puasa bersama || YP-Markaban Anwar

Acara ini memperlihatkan khidmat jam’iyah NU Ranting Panjangrejo dalam kepedulian membantu sesama, terutama kepada kelompok masyarakat yang rentan secara sosial ekonomi.

BACA JUGA: Awas! Potensi Penjualan BBM Secara Curang di Musim Mudik Lebaran

Acara yang dimulai pada pukul 16.30 WIB itu diawali dengan pembacaan dzikir tahlil yang dipimpin oleh Ustadz Munjadi. Lalu pemberian santunan dan dilanjutkan ceramah agama (mauidloh hasanah) yang disampaikan Ustadz H Djaelani Latief. (Markaban Anwar)


share on: