Petani Mina Keramba Rugi Rp 150 Juta, Kontraktor Proyek Tol Jogja-Bawen akan Bertanggungjawab

share on:
Bangunan gazebo mengalami kerusakan parah || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Konstruksi Selokan Mataram di Padukuhan Kadipiro Margodadi Sayegan Sleman, yang jebol karena diduga imbas pemasangan tiang pancang proyek Tol Jogja-Bawen, telah menimbulkan kerugian bagi warga anggota kelompok perikanan Mina Karamba Kadipiro. 

Kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta. Pasalnya, luberan air selokan yang mengalir deras menyebabkan kolam-kolam ikan yang berada di bawahnya meluap, selain itu sejumlah infrastruktur pendukung mengalami kerusakan cukup parah, seperti gazebo dan talud.

BACA JUGA: Bibir Selokan Mataram di Kadipiro Margodadi Jebol, Diduga Imbas Pemasangan Tiang Tol Jogja-Bawen

Dukuh Kadipiro, Nur Zainudin mengatakan akibat kejadian ini pengelola kelompok perikanan Mina Karamba Kadipiro di Kalen Perpil Margodadi mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta.

“Akibat kejadian ini, ada kerusakan sebanyak 9 kolam ikan, 13 karamba, gazebo dan elektronik seperti TV , peralatan rumah tangga, jadi kerugian seluruhnya sekitar Rp 150 juta,” kata Zainudin di lokasi, Minggu (22/10/2023).

Deputy Project Director 1  PT Adhi Karya Proyek Tol Jogja-Bawen, Brian Krisna Yanrizky R || YP-Eko Purwono

Sedangkan kerusakan yang lain berupa konstruksi talud-talud terdiri milik warga dan kelompok, pihaknya masih menunggu perhitungan guna memastikan volume kerusakan. 

BACA JUGA: Resolusi Jihad Hasyim Asyari Dikenang Kembali oleh 20.000 Santri di Bantul

“Untuk kerusakan talud kami belum bisa menghitung volume kerusakan, akan kami komunikasikan dengan pihak kontraktor PT Adhi Karya,” jelas dia.

Sementara itu Deputy Project Director 1  PT Adhi Karya Proyek Tol Jogja-Bawen, Brian Krisna Yanrizky R mengatakan pihaknya akan mengupayakan untuk mengganti kerugian akibat kejadian lubernya aliran Selokan Mataram.

“Akan kita tanggulangi dan kita akan berkomunikasi dengan pihak-pihak yang terdampak secara langsung, intinya kita bertanggungjawab,” tandas Brian. 

BACA JUGA: Prabowo Subianto for President, Senam Sehat Bersama Mas Datin dan Mba Griya Bertabur Hadiah

Seperti diberitakan sebelumnya lantai dari bangunan Selokan Mataram jebol pada Minggu 22 Oktober 2023 sekira pukul 03.00 WIB, akibatnya air menghantam bangunan dan kolam-kolam yang berada di bawahnya. 

Sedangkan di sisi bangunan jebol terdapat bagian konstruksi bangunan Jalan Tol Jogja-Bawen. (Opo)

 

 

 

 

 

 


share on: