Persemian Puspaga Mendukung Program Bantul Ramah Perempuan dan Layak Anak

share on:
Tumpeng peresmian Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Projotamansari, di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo No. 76 Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPP-KB) Kabupaten Bantul mendirikan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Projotamansari, di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo No. 76 Bantul.

Peresmian Puspaga dilakukan oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih didampingi Sekda Agus Budiraharjo, Kepala DPPPAPP-KB Ninik Istirani, Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak DIY Erima H dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Setda Bantul, Jumat (27/1/2023).

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-danrem-072pmk-terima-kunjungan-komisi-i-dpr-ri-9529

Mewujudkan Bantul sebagai kabupaten ramah perempuan dan layak anak merupakan salah satu sasaran rencana pembangunan. Didirikannya Puspaga ini merupakan bagian untuk memberdayakan perempuan dan anak dalam keluarga di tengah masyarakat.

Anak-anak dan ibu yang mengalami masalah nantinya akan memanfaatkan fasilitas ini untuk berkonsultasi, memecahkan permasalahan yang dihadapinya. Sehingga mendukung terwujudnya Bantul sebagai wilayah ramah perempuan dan layak anak pada tahun 2025.

“Dalam kaitan ini seluruh pihak agar dapat memfungsikan sarana Puspaga untuk perlindungan kepada anak demi masa depan yang menggembirakan,” sambungnya.

BACA JUGA:  https://yogyapos.com/berita-pilih-bayar-denda-terdakwa-penjual-miras-terhindar-dari-hukuman-kurungan-9538

Kepala DPPPAPP-KB Bantul Ninik Istarini, mengatakan Puspaga bertujuan antara lain agar tersedia layanan satu pintu keluarga, secara holistik integratif berbasis hak anak. Tersedianya tempat pembelajaran keluar melalui penyediaan layanan bagi keluarga.

Selain itu juga ketersediaan tempat layanan informasi dan konsultasi, tempat penghubung rujukan sebagai solusi permasalahan keluarga dalam mengasuh dan melindungi anak.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kapolda-diy-dengarkan-curhat-warga-di-kawasan-malioboro-9537

“Tak kalah pentingnya adalah untuk peningkatan kemampuan keluarga dalam mewujudkan keluaraga yang berkesetaraan gender serta menguatkan kerjasama dalam memenuhi hak anak maupun kualitas keluarga,” pungkasnya. (Spd)

 


share on: