Perdagangan Hewan Kurban Menggeliat, Sapi Berkisar Rp 18-40 Juta

share on:
Ahmad Suwardi pedagang sapi di Padokan Madukismo Kasihan Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Dua pekan menjelang Idul Adha 1446 H, bisnis hewan kurban sapi mulai menggeliat di Bantul. Hal ini dibenarkan dua pedagang sapi, Ahmad Suwardi di Padokan Madukismo Kasihan Bantul dan Ahmad Suroyo di Tegal Senggotan.

"Para pembeli baik itu perorangan atau jamaah sudah mulai berdatangan untuk melihat atau langsung membeli sapi ke tempat ini,” kata Ahmad Suwardi kepada yogyapos.com, Rabu (21/5/2025).

Bahkan ada pula yang sudah memesan dan membayar lunas sapi yang dibelinya. Dagangan sapi yang ada di tempat ini mencapai sekitar 70 ekor dan yang laku dibeli namun masih dititipkan di tempat ini sekitar 30 ekor.

"Harga sapi secara umum tergantung pada jenis, besar kecil dan kualitasnya namun secara umum Rp 18 juta hingga 40 juta per ekor,” katanya.

Menurut Ahmad Suroyo (Yoyok), menuturkan, dilihat situasinya bahwa pada Idul Adha kali ini sapi tetap diminati konsumen.

"Untuk mengupayakan dan mengantisipasi  kemungkinan adanya panyakit pada sapi kami menempuh cara yaitu sapi yang datang dikarantina terlebih dahulu sebelum dipasarkan. Kami juga selalu meminta pegontrolan kesehatan hewan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul,” jelas Suroyo.

Petugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban || YP-Supardi

Sementara itu, Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo, saat memantau perdagangan hewan kurban di tempat ini mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan di tempat-tempat perdagangan hewan kurban.

"Memang ada prediksi permintaan konsumen akan hewan kurban tahun ini kemungkinan menurun 20 persen dibandingkan tahun lalu, namund dikungkinkan pula akan stabil dengan alasan kini sudah mulai banyak pembelinya", sambungnya.

"Hasil p3lemantau kami di puluhan tempat tidak atau belum ditemukan penyakit hewan kurban diajtahta tetelo, antrak dan yang lainya. Jadi biasa dan normal-normal saja kondisinya di lapangan,” ungkap Joko.

Tempat perdagangan hewan kurban yang sudah dipantau diberi tulisan sebagai tanda telah mendapat pantauan dari dinas berkompeten.

Tempat penjaualan hewan kurban di Bantul ratusan. Sedangkan tempat penyembelihanya sekitar 2.200 tempat atau sama dengan tahun lalu. (Spd)

 


share on: