Pemkab Bantul Bertekad Rampungkan Pembangunan 2.500 RTLH

share on:
Bupati Bantul Drs H Abdul Halim Muslih saat Penyerahan Bantuan Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021, di Pendapa Kapanewon Pandak, Rabu (23/6/2021) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Walau pandemi Covid-19 cebderung meningkat, Pemerintah Kabupaten Bantul tetap bertekad menyalurkan dana bantuan dan merampungkan pembangunan (perbaikan) sebanyak 2.500 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2021.

“Rumah merupakan kebutuhan yang mendasar bagi warga. Terwujudnya rumah layak huni warga menjadi garapan kami, maka Pemkab Bantul merealisasikannya guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” kata Bupati Bantul Drs H Abdul Halim Muslih saat Penyerahan Bantuan Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021, di Pendapa Kapanewon Pandak, Rabu (23/6/2021).

Bupati menyatakan, cara yang akan dilakukan adalah selain menyalurkan bantuan DAK seperti ini juga berupaya mengajak berbagai pihak agar bersedia membantu memperbaiki (membangun) RTH untuk warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul, Bobot Arifin A'ini, dalam laporannya menyampaikan besar bantuan untuk RTH sebesar Rp 20 juta per unit. Jumlah seluruhnya ada sekitar 2.500 unit.

“Untuk Kecamatan Pandak ada 127 unit. Namun penuyrahan secara simbolik kali ini untuk Pandak melalui 20 perwakilan penerima, karena alasan Prokes Cobid-19,” kata Bobot.

Dikatakan, yentsng penyaluran bantuan ini adalah melalui BPD DIY (Cabang/Perwakilan) Bantul. Adanya bantuan ini merupakan bagian dari visi misi Bupati Bantul.

Pada kesempatan sama, Panewu Pandak, Kusmardiono, menyatakan pihaknya menyambut lositif adanya bantuan ini. Namun diharapkan, ini tidak berfungsi sebatas hanya untuk digunakan melainkan harus difungsikan sebagai motivasi dalam upaya membangun rumah oleh warga.

“Ini sebagai semacam umpan (kail) dan bukan sebagai ikan sehingga masyarakat bisa berbuat produktif dan positif,” katanya. (Supardi)

 


share on: