Pemdes Margorejo Siapkan Agrowisata Klengkeng di Atas Lahan 10 Hektar

share on:
Staf Kasi Pemerintahan Margorejo, Supriyo || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Desa Margorejo, Tempel, Sleman akan membangun Agrowisata Klengkeng si atas tanah seluas 10 hektar, di Dusun Nglebeng dan Ngamboh, Sleman.

Staf Kasi Pemerintahan Desa Margorejo, Supriyo mengatakan pembangunan Agrowisata Klengkeng ini merupakan background yang sangat bagus sebagai salah satu solusi untk kebangkitan para petani membudidayakan pohon kristal klengkeng. Proyek ini diprediksi dapat mendongkrak perekonomian warga setempat.

“Artinya setiap pohonnya selama tiga tahun akan menghasilkan setengah kwintal. Bayangkan kalau dikalikan 20.000 saja, maka hasilnya bisa satu juta lebih. Saya yakin kalau lima tahun hasilnya bisa mencapai 1 kwintal. Kemudian dikalikan Rp 25.000/kg tentu hasilnya akan mendekati Rp 2,5 juta/pohon. Ini hasilnya jauh lebih besar dari salak pondoh,” ujar Spriyo kepada yogyapos.com, Kamis (16/7/2020).

Agrowisata ini, papar dia, nantinya akan dikemas budaya, disertai hiburan dan ikon-ikon daerah. Estimasi dari sisi ketenagakerjaan akan sanggup memberdayakan 500-1.000 pekerja.

Sementara itu terkait dengan isu penolakan warga yang tidak setuju, Supriyo menyatakan memang ada sebagian yang punya prasangka buruk seolah dengan sistem sewa tanah itu yang diuntungkan adalah investor. Tapi sebenarnya disi lain sebagaian besar warga justru mendukung. “Padahal sistem yang akan dijalankan adalah kerjasma berbasis pemberdayaan masyarakat sekitar yang dipandu oleh investor dan pihak Pemdes,” urainya.

Terkait kesiapan, kini sudah dilakukan penataan lahan setelah nantinya ada mediasi. “Jadi intinya proyek agrowisata ini akan dikebut karena bermanfaat bagi masyarakat dan kelak menjadi ikon wisata di Sleman,” pungkasnya. (Agung DP)

 


share on: