Pelaksanaan PTM di SMK Muhammadiyah 1 Bantul Disambut Gembira Guru dan Siswa

share on:
Wakil Kepala Sekolah Kurikulum, Taswanto SKom (kanan) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Para guru, siswa dan karyawan SMK Muhammadiyah I Bantul (MUSABA) menyambut positif Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Pelaksanaan PTM ini berlangsung sejak seminggu terahir, setelah sekian lama terpaksa melaksanakan belajar mengajar secara online/daring karena bertepatan pandemi Covid-19.

“Kami memang sejak awal Januari 2022 sudah mulai beralih melaksanakan belajar mengajar dengan PTM. Namum belum penuh 100 persen dan masih dalam peralihan. Maka hanya pagi hingga pukul 11.00 WIB setiap harinya,” kata Kepala SMK Muhammadiyah I Bantul, Harimawan, SPdT melalui Wakil Kepala Sekolah Kurikulum, Taswanto SKom, kepada yogyapos.com, Rabu (12/1).

Meski kini PTM belum berani ful dan masih terbatas, namun pada waktunya nanti jika sudah diperbolehkan dan memungkinkan akan melaksanakan secara penuh sebagaimana sebelum adanya pandemi Covid-19.

Kehati-hatian seperti ini dijalankan di SMK ini juga karena jumlah siswa siswinya cukup banyak yaitu mencapai 1.033 orang. Jumlah guru dan karyawannya 130 orang. Selain itu sekolah juga menginginkan agar tidak ada penyebaran Covid di sekolah.

“Maka SMK ini yang kini memiliki gedung empat unit tetap menerapkan dan mematuhi prokes yang berlaku antara lain wajib pakai masker, cuci tangan dan jaga jaga jarak. Kami mengharapkan pandemi dan Covid-19 segera berahir dan PTM bisa normal 100 persen lagi sebagaiamana sebelum pamdemi,” jelasnya. 

Dikatakan, untuk mentaati prokes dan menghindari kerumunan, maka hingga kini sekolah juga belum membolehkan kantinnya buka. Jika ingin makan, para siswa juga harus membawa bekal sendiri dari rumah. 

Sementara itu, sejumlah siswa seorang diantaranya Fajar, menyatakan para murid menyambut gembira dan positif dimulainya PTM di SMK ini. Diharapkan pandemi segera berahir dan PTM bisa normal 100 persen. 

“Selama pandemi, kami dalam belajar dengan online. Ini juga menjenuhkan karena beberapa sebab misalnya menjadikan kangen dengan teman sekolah dan ingin bercanda dengan mereka. Namun dimulai PTM kembali juga menuntut kami hatus lebih disiplin yakni antara lain bangun pagi dan berangkat sekolah,” jelas Fajar. 

Diharapkan, pandemi segera berahir, kegiatan belajar bisa kembali normal dengan PTM dan hasil belajarnya bisa lebih baik. (Spd)

 


share on: