Pawiyatan Festival Keistimewaan 2024, Peserta Peroleh Pendidikan Khas Keyogyaan

share on:
Pembukaan Pawiyatan Festival Keistimewaan Yogyakarta 2024, di Gedung Youth Center Tlogoadi Mlati, Kamis (13/6/2024) || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemda DIY melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Pawiyatan Festival Keistimewaan Yogyakarta 2024, di Gedung Youth Center Tlogoadi Mlati, Kamis (13/6/2024).

Pembukaan acara yang akan berlangsung selama dua hari ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Bambang Wisnu Handoyo.

BACA JUGA: Gegara Ponsel dan Uang Rp 150.000, Jepon Nekat Bunuh Perempuan di Kamar Penginapan

Bambang menyampaikan, lembaga pendidikan tidak hanya dipahami sebagai wahana transisi dan transformasi ilmu pengetahuan melainkan mencakup pula pembelajaran dalam rangka mereproduksi kebudayaan. Artinya pendidikan harus benar-benar proses inkulturasi, proses ngangsu kawruh, necep nglemu serta wahana anggulawentah memperadabkan generasi.

“Pendidikan Khas Keyogyaan sendiri sebuah konsep yang mengedepankan pertumbuhan anak secara alamiah sesuai dengan potensi terbaiknya,” ujarnya.         

BACA JUGA: Arya Ariyanto Tetap Maju Balon Wakil Walikota Yogya

Ia juga menjelaskan, pendidikan khas keyogyaan diselaraskan dengan substansi kurikukum nasional. Pendidikan di DIY memperoleh dimensi tambahan yang memupuk keutamaan dan kebijakan pribadi.

“Besar harapan saya bahwa setiap jiwa yang merasakan sentuhan pendidikan di Yogyakarta mampu mengemban nilai-nilai ini dengan penuh penghayatan dan keterlibatan,” tandasnya.         

Sementara penitia penyelenggara Husni Abdillah mengungkapkan, dengan diadakan Festival Keistimewaan Yogyakarta melalui kerangka kerja Pawiyatan Jalma Kang Utama diharapkan, menjadikan manusia yang utama dikembalikan lagi pada nilai-nilai yang keutamaan.

BACA JUGA: JCW Minta Kejati DIY Dalami Peran Notaris Dalam Kasus Korupsi Tanah Kas Desa

Melalui acara ini diajarkan pada anak-anak mengerti dulu makna budaya. Selanjutnya rasa bagaimana anak-anak bisa menyerap  kultur dan budaya Yogja yang perlu dipertahankan.   

“Makanya setelah ada kegiatan talkshow ini anak-anak SMK akan dimasukan dalam kelas diberikan Pendidikan Khas Keyogjaan (PKJ) yang lebih keciri kultur ke budaya,” ungkap Husni pada yogyapos.com disela acara.           

Husni mengutarakan kegiatan Festival Keistimewaan Yogyayakarta akan diikuti dari 20 SMK seluruh DIY dengan melibatkan 150 pelajar. Dalam kegiatan Festival Keistimewaan Yogyakarta juga diadakan berbagai kegiatan diantaranya Talj Show tema 'Dari Yogya Kita Wujudkan Generasi Muda yang Berbudaya'. (Agn)


share on: