Pasar Tani Tegal Loegood, Destinasi Wisata yang Kian Mempesona

share on:
Rumpun-rumpun bambu menambah nuansa pedesaan diantara gubung-gubug kuliner di destinasi wisata Pasar Loegood || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Nama Pasar Tani Tegal Loegood memang belum familier ditelinga. Namun di dalamnya terdapat keunikan yang tidak dimiliki oleh destinasi wisata lain.

Berada di kawasan Padukuhan Sukorejo, Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan luas area sekitar 1 hektar. Suguhan pasar tradisional dihiasi suasana alam asri dengan nuansa pedesaan yang didominasi rumpun-rumpun pohon bambu kental dengan budaya Yogya menambah uniknya obyek wisata ini. 

Obyek wisata yang dibuka sejak Februari 2020 ini menyajikan berbagai menu jajanan tradisional yang tersedia di warung-warung yang sengaja dibangun oleh pihak pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tegal LoeGood.

Ananta selaku Kepala Bidang Kemitraan dan Kerjasama Pokdarwis Tegal LoeGood mengatakan lokasi wisata ini merupakan konsep wisata pedesaan yang disinergikan dengan industri pariwisata.

“Kami merintis pada tanggal 20 Februari 2020 dan mulai kita kenalkan kepada khalayak umum, rintisan pertama kita kenalkan pasar LoeGood dengan konsep nuansa pedesaan sebagai media untuk berinteraksi antara pedagang dengan pengunjung, karena saat ini masih dalam suasana Pandemi Corona di lokasi ini juga diterapkan protokol kesehatan, seperti wajib mengenakan masker, fasilitas cuci tangan dan himbauan menjaga jarak,” ungkapnya, Senin (12/10/2020).

Selain itu, imbuh dia, tersedia pula space bermain anak dilengkapi mainan anak dengan konsep tradisional dengan material tekstur alam disediakan pula 2 unit fasilitas  pertemuan yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan dinas ataupun bagi masyarakat masyarakat umum.

“Kedepan akan kita kembangkan lebih luas lagi sampai di Kali Kodok Karang yang nantinya akan kita konsep 'Mlaku Nang pinggir kali', pengunjung akan disuguhkan beningnya air sungai dengan ikan berwarna-warni, total luasnya nanti mencapai 5 hektar,” jelasnya.

Ketua Pokdarwis Tegal LoeGood, Sutrisno di dampingi Wakil Ketua Wisnu menambahkan selain pasar tradisional terdapat di obyek wisata ini juga tersedia bibit tanaman berkualitas.

“Semoga wisata ini menjadi alternatif wisata unggulan di Jogja, kami juga mengharpkan saran dan kritik dari penikmat wisata yang pernah mengunjungi lokasi ini,” harap dia. (Eko Purwono)

 

 

 

 


share on: