Pantau Vaksinasi di JEC, Danrem Ajak Masyarakat Mensyukuri Nikmat Kesehatan

share on:
Danrem 072/Pmk Kolonel Afianto dan rombongan saat memantau pelaksanaan vaksinasi di JEC, Kamis (1/9/2021) || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Demi percepatan penanganan pandemi Covid-19, Danrem 072/Pmk Kolonel Inf Afianto, meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi yang diselenggarakan oleh tiket.com bagi masyarakat umum, mahasiswa dan pelajar, di Jogja Expo Center (JEC) B&C Hall-Bima Hall, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Rabu (1/9/2021).

Vaksinasi ini kerjasama dengan Korem 072/Pmk ini mentargetkan 30.000 dosis, akan berlangsung hingga 7 September mendatang. Pada kesempatan itu Danrem hadir bersama Kasiren Korem 072/Pmk  Letkol Inf Denny Marantika, Kasiops Kasrem 072/Pmk Kolonel Inf Mustakim SIP, Dandim 0729/Bantul Letkol Inf Agus Indra Gunawan dan Ketua Persit KCK Koorcabrem 072 PD IV/Dip Ny Rina Afianto beserta Pengurus. Tampak pula Bupati Bantul Abdul Halim Muslih ikut mendampingi.

Danrem 072/ Pmk mengajak masyarakat sebagai insan yang beriman dan bertakwa agar selalu mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan  Yang Maha Kuasa tentang.

“Nikmat kesehatan, kekuatan dan nikmat-nikmat yang lain yang tidak bisa kita ukur nilainya, tentunya melihat kegiatan Vaksinasi yang dilaksanakan oleh tiket.com dengan Korem 072/Pamungkas, Pemerintah Daerah maupun  Polri, kita akan terus selalu melakukan kolaborasi bersama untuk mencapai target yang ditentukan,” jelasnya. 

Dijelaskan, target pencapaian per hari untuk bisa mencapai 70%. Vaksinasi di wilayah DIY itu harus bisa tercapai 29.000 per hari. Kalau bisa mencapai itu dalam waktu 3 minggu target itu akan tercapai.

“Apapun yang terjadi kita akan selalu bekerja sama berkolaborasi. Tidak ada yang merasa hebat karena target Vaksinasi untuk para remaja ini masih perlu kita tingkatkan lagi karena baru mencapai  19 %  makanya kita akan genjot lagi untuk bisa mencapai target 70 % sehingga para Mahasiswa dan pelajar semuanya bisa tervaksin, pada akhir bulan September atau awal Oktober kita bisa mencapai target sehingga anak-anak pelajar itu bisa melaksanakan kegiatan tatap muka lagi,” kata Danrem. 

Lebih lanjut, Danrem 072/Pmk menyampaikan bahwa dampak yang perlu diperhatikan adalah anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya. Ada berapa yang kita inventarisir anak yatim piatu dimana orang tuanya korban Covid 19 di wilayah Bantul saat ini. 

Oleh karena itu, tugas pemerintah daerah dalam hal ini di tingkat Kabupaten harus memperhatikan anak-anak tersebut. Karena itu adalah amanah yang diberikan kepada orang tuanya namun orang tuanya sekarang sudah tiada, jadi sekarang amanah tersebut berpindah kepada pihak yang mempunyai kekuasaan dan tidak lupa selalu di ingatkan lagi jangan lupa tetap selalu melaksanakan protokol kesehatan dimanpun kita berada. (*)


share on: