Pandemi, Desainer Lanny Amborowati Tetap Beroleh Berkah

share on:
Lanny Amborowati || YP-Ist

KETIKA Yogyakarta ditahbiskan sebagai pioner dalam karya busana, tentu saja itu tidak terjadi secara tiba-tiba. Kerja keras para disainer busana dalam melahirkan puluhan karya-karya istimewa, merupakan salah fator yang membuat Yogyakarta menjadi kiblat tren busana di Indonesia.

Salah satu dari mereka adalah disainer Lanny Amborowati. Melalui label "LA", Lanny berhasil memberikan warna lain dalam beberapa karya busana yang diciptakannya.

"Saya merasa, profesi ini banyak tantangannya," ujar Lanny  kepada wartawan Jumat (10/7/2020)

Salah satu event yang dirasakan Lanny sangat berkesan adalah ketika dirinya mendapat kesempatan untuk tampil dalam event ‘Indonesian Night’ di Korea bulan Juni 2019 lalu. Betapa tidak,  pada saat tampil di ajang internasional semacam itu, Lanny harus  mengerjakan semuanya sendirian. 

"Mulai seterika baju, menata koper sampai mengenakannya ke model, semua saya kerjakan sendiri. Waktu itu... ya repot sih.. tapi asyik," ujar Lanny.

Bagi Lanny, kesibukan dan kerepotan memang telah menjadi bagian dari kesehariannya. Bahkan saat masa Pandemi seperti sekarang ini, Lanny tak berhenti berkreasi dan menangkap peluang bisnis. Selain terus berkarya mencipta disain busana, Lanny juga memproduksi masker untuk kaum millenia.

Masker karya Lanny ini berbeda, sebab Lanny memakai bahan denim sehingga masker tersebut bukan hanya modis tetapi juga nyaman saat dipakai.

Disamping itu, selama masa pandemi Lanny juga fokus dalam bisnis air Alkali "KENZAI" yang mesinnya diimport dari Jepang. Menurut Lanny, kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan  meningkatkan imunitas tubuh  lebih meningkat. Dan konsumsi air Alkali berfungsi untuk menjaga agar tubuh selama berada dalam kondisi basa sehingg  mereka yang sehat menjadi tidak mudah sakit, sementara yang sedang menjalani pengobatan air alkali ini dapat membantu penyembuhan. (*/Sulistyawan Dibyosuwarno) 

 


share on: