Pameran Cross Musea Juang Sepuluh November Dibuka oleh Kabid Kebudayaan Surabaya

share on:
Stan Muspusdirla Yogyakarta diminati pengunjung pameran Cross Musea Juang November 2022 || YP-Ist

Yogyapos.com (SURABAYA) - Kepala Bidang Kebudayaan Heri Purwadi SSn mewakili Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Dan Olah Raga Serta Pariwisata Pemerintah Kota Surabaya membuka pameran Cross Musea Juang November 2022, di Teras Depan Museum Sepuluh Nopember Surabaya, Kamis (24/11/2022).

Pembukaan pameran ditandai dengan pemukulan gong, disaksikan seluruh tamu undangan dan perwakilan museum peserta pameran.

Dalam sambutannya Heri Purwadi mengatakan, pameran museum bertajuk Bersama Koleksi Museum Merangkai Memori Perjuangan dimaksudkan untuk menumbuhkembangkan semangat nasionalisme generasi bangsa.

Ditambahkannya, melalui pameran pemerintah Kota Surabaya ingin mengedukasi masyarakat. Hal ini penting agar masyarakat dapat mengetahui sejarah bangsanya.

Sementara itu Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Sus Yuto Nugroho melalui sambutan tertulis, mewakili para kepala museum peserta pameran mengatakan pameran bersama Cross Musea Juang Nopember 2022 merupakan sarana efektif untuk mendekatkan museum dengan masyarakat. 

Dalam sambutan yang dibacakan anggota Muspusdirla, Purwantoro, Kolonel Sus Yuto Nugroho juga mengatakan, melalui pameran, museum dapat mengenalkan berbagai koleksi yang dimilikinya kepada masyarakat, utamanya para pengunjung pameran.

“Di setiap koleksi ada cerita-cerita menarik, juga cerita-cerita heroik dari para pendahulu. Cerita-cerita itulah yang mewarnai sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Dan ini perlu diketahui generasi sekarang, agar mereka tidak kehilangan jejak nenek moyangnya,” terang Kolonel Sus Yuto Nugroho.

Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata Pemerintah Kota Surabaya menggelar Pameran Cross Musea Juang  Sepuluh Nopember 2022 dari tanggal 24 - 26 Nopember 2022 di Museum Sepuluh Nopember Surabaya. 

Pameran diikuti Museum Polri Jakarta, Museum Istana Gebang Kota Blitar, Museum Purna Bhakti Pertiwi Taman Mini Jakarta dan Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta. 

Dalam kesempatan ini, Muspusdirla memamerkan berbagai koleksi seperti sepatu milik Abdulrachman Saleh, helm milik Agustinus Adisutjipto, tas kulit milik Abdulgani Handinotjokro dan miniatur patahan pesawat VT-CLA beserta beberapa manaquin berpakaian seragam TNI Angkatan Udara tempo dulu. (*)

 


share on: