Obyek Wisata Kedung Bunder Imogiri Diresmikan

share on:
Bupati Abdul Halim Muslih menebar ikan pada peresmian obyek wisata Kedung Bunder, Imogiri, Bantul, Minggu (6/6/2021) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul Drs H Abdul Halim Muslih meresmikan obyek wisata Kedung Bunder di Kajor Wetan, Kalurahan Selopamioro Kapanewon, Imogiri, Bantul (6/6/2021). Peresmian ini selain ditandai dengan pemotongan pita juga disertai penebaran benih ikan dan penanaman pohon.

Turut menghadiri peresmian, Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo, Anggota DPRD Bantul Hj Suratun dan Anggota DPRD DIY Harwanto. Acara bernunsa budaya jawa karena juga dimeriahkan dengan kesenian uyon-uyon dan gejog lesung.

“Kami menyambut positif dan akan beratensi untuk menumbuh kembangkan sektor pariwisata. Termasuk terhadap keberadaan Kedung Bunder ini,” kata Abdul Halim Muslih dalam sambutannya.

Abdul Halim mengatakan, menumbuhkan dan menggarap potensi sektor wisata sangatlah dibutuhkan. Penggarapannya diharapkan jangan hanya setengah-setengah melainkan harus serius dan menyeluruh. Ini bisa melibatkan kaum muda yang kreatif dan memiliki kopetensi, salah satunya IT. Selain itu juga harus didukung kebersamaaan, konsultasi kepada para ahli dan pelaku wisata yang berpengalaman.

Sementara itu, Harwanto selaku Anggota DPRD DIY, dalam sambutannya mengatakan pengelolaan dan pengembangan tempat wisata memerlukan ketelatenan bersama dengan waktu relatif lama pula.

“Paling tidak diperkirakan sekitar dua tahun. Setelah pengelolaan selama dua tahun, pengelola  baru bisa menikmati hasilnya. Termasuk untuk Kedung Bunder ini,” ungkap Harwanto.

Pada kesempatan sama, Kwintarto Heru Parbowo, menyatakan pihaknya akanmemberikan dorongan terhadap upaya kemajuan wisata termasuk Kedung Bunder.

Berdasarkan informasi dari warga setempat bahwa persiapan untuk mulai pembukaan Kedung ini sekitar satu hingga dua bulan. Caranya dengan swadaya dan biaya anggarannya mempergunakan kas Karang  Taruma yang jumlah seluruhnya mencapai Rp 15 juta.

Kedung Bunder adalah Kedung di salah satu sungai. Tidak pernah terjadi kering sekipun kemarau. Kedung ini banyak terdapst bebatuan ukuran besar yang mempunyai panorama cukup indah. (Supardi)

 


share on: