Yogyapos.com (BANTUL) - Sejak sekitar dua pekan terakhir ini, bermunculan ‘pasar tiban’ durian di pinggir-pinggir jalan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Tak terkecuali wilayah Bantul, penjual durian mudah ditemui di banyak tempat di pinggir jalan maupun pasar.
Di dekat lapangan tenis Imogiri atau tepatnya di sebelah Pasar Imogiri terdapat 5 - 15 pedagang durian yang setiap hari menjajakan dagangannya. Pemandangan yang sama juga terjadi di Jalan Yogya- Bantul, Yogya-Imogiri Barat dan Yogya-Imogiri Timur.
Hapir semua pedagang tersebut menyatakan rasa syukur, karena setiap hari selalu banyak yang membeli dagangan tersebut.
Jumakir (40) dan Widuri (48) misalnya, keduanya pedagang durian di Imogiri, Kamis (26/1/2023), mengungkapkan dirinya bersama beberapa teman berjualan di tempat-tempat tersebut setiap hari.
Setiap harinya rata-rata sebanyak lima ton duren dari berbagai ukuran laku terjual dengan harga Rp 10.000 hingga Rp 100.000 per buah. Sedangkan para pembelinya warga setempat atau sebagian wisatawan.
“Kami berjualan seperti ini di tempat ini tidak permanen melainkan hanya musiman pada saat musim buah duren. Beberapa pedagang juga berpindah-pindah tempat penjualannya,” kata Jumakir.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-gipi-diy-joglosemar-bukan-kompetitor-saatnya-bersinergi-9524
Pada kesempatan terpisah pedagang durian di jalan Yogya-Imogiri Barat, Dasiman (32), mengungkapkan para pedagang kulakan dagangannya ke daerah Purworejo ataupun yang lainnya.
“Berjualan seperti ini kadang-kadang banyak pembelinya, kadang cukupan namun juga pernah sepi pembeli. Namun yang jelas juga memperoleh untung lumayan,” ungkap Dasiman.
Beberapa konsumen, menuturkan durian di tempat ini rata-rata bagus kualitasnya. Harganya juga bervariasi tergantungn pada jenis, kualitas dan ukurannya. (Spd)
