Menuju Pilkada 2024, PKB dan Partai Gerindra Bantul Teken MoU Cegah Paslon vs Kotak Kosong

share on:
Ketua PKB Bantul Abdul Halim Muslih dan Ketua Partai Gerindra Datin Wisnu Pranyoto didampingi masing-masing Sekretarisnya menunjukkan berkas MoU yang telah ditandatangani bersama, Rabu (31/7/2024) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) – Penjajakan melakukan koalisi parpol untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2024 di Bantul kian menarik perhatian.

Terbaru, PKB dan Partai Gerindra melakukan penanda tanganan MoU untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kotak kosong atau hanya satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, di Ros In Hitel Jalan Ringroad Selatan Bangunharjo Sewon Bantul, Rabu (31/7/2024) siang.

BACA JUGA: Rakercab IWAPI Sleman, Retno Astuti: Momentum Pembinaan dan Peningkatkan Ekonomi Keluarga

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua DPC PKB Bantul H Abdul Halim Muslih dengan Ketua DPC Partai Gerindra Bantul Datin Wisnu Pranyoto, didampingi Sekretararis PKB Bantul Subhan Nawawi dan Sekretaris DPC Partai Gerindra Bantul Subarjo, beserta sejumlah pengurus lainya.

Selain beberapa pengurus kedua partai tersebut nampak hadir pula Aris Suharyanto, salah seorang yang ingin maju sebagai kadindat Bupati/Wakil Bupati Pilkada Bantul 2024.

BACA JUGA: 46 Siswa SMA Muhi Yogya Lakukan ILCCP ke Singapura dan Malaysia

“Selain untuk mensikapi dan menolak Pilkada Kotak Kosong, penanda tangannya kerja sama ini juga berisikan kesepahaman untuk mewujudkan pesta demokrasi yang berintegritas, bermartabat, jujur dan sehat serta berkeadilan. Selain itu juga guna membangun koalisi antara keduanya dan dengan partai lainya,” tandas Abdul Halim Muslih.

Menurutnya, karena nama yang muncul sebagai calon jumlahnya cukup banyak, maka dalam hal ini tidak disebutkan salah satu nama calonya. Namun sampai sekarang komunikasi terus dilakukan untuk koalisi.

“Ini juga mempunyai misi untuk mewujudkan Pilkada yang jujur, baik, berintegritas dan berpihak kepada kepentingan masyarakat maupun  bukan kekuasaan yang dikuasai oleh kapitalisme,” sambungnya.

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPC Partai Gerindra Bantul, Datin Wisnu Pranyoto.

BACA JUGA: Hashim Djojohadikusumo Berkunjug ke Studio Patung Yusman, Terpukau pada Karya Sang Maestro

“Kami menginginkan Pilkada Bantul 2024  tetap ada lebih dari satu kandidat pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupatinya. Artinya kami berupaya agar tidak dengan kotak mosong,” katanya.

Gerindra hingga kini membuka secara luas dan masih melakukan loby ke sejumlah partai untuk bekoalisi dalam Pilkada2024.

Semnatara itu, tentang perkembangan Pilkada Bantul 2024, secara umum belum muncul nama bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Semua parpol masih melakukan loby. (Spd)


share on: