MDMC GELAR PIM DAN RAKERNAS: Dorong Gerakan Pengurangan Risiko Bencana

share on:
Panitia inti MDMC yang akan menggelar PIM dan Rakernas berharap avara berjalan lancer dan sukses || YP/Fadholy

Yogyapos.com (BANTUL) - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bakal menggelar Pertemuan Ilmiah Muhammadiyah (PIM) Kebencanaan serta  Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sebagai gerakan pengurangan risiko bencana, pada 30 Januari hingga 2 Februari bertempat di Kampus UMY Ringroad Barat Kasihan Bantul.

Terdapat dua tema besar yang diusung MDMC pada acara PIM dan Rakernas kali ini yakni ‘Menguatkan Sumberdaya Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas dan Teknologi Kebencanaan dalam rangka Memajukan Indonesia’ serta ‘Gerakan Pengurangan Risiko Bencana dan Memajukan Indonesia Mencerahkan Semesta’.

Ketua MDMC PP Muhammadiyah Budi Setiawan kepada wartawan, Rabu (29/1) mengungkapkan, kegiatan kali ini akan dihadiri oleh 500 peserta anggota MDMC seluruh Indonesia.

“Tema yang kami usung sangat relevan dengan kondisi Bangsa saat ini. Kebencanaan juga membutuhkan teknologi canggih dalam proses pelaksanaannya yang membuat hal tersebut menjadi konsentrasi penting dalam topik pembahasan, serta peran komunitas yang butuh kemandirian dalam kesiapan mereka menanggulangi bencana,” ujar Budi Setiawan di Gedung AR Fachruddin UMY.

Sejumlah tokoh penting akan hadir dalam event PIM dan Rakernas yang diadakan MDMC. Seperti mantan Kepala BNPB Prof Syamsul Ma’arif MSi, ahli Kebencanaan UGM Prof Teuku Faisal Fathoni, ahli Kebencanaan UMY Dr Rahmawati Husein, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Menteri PMK Prof Muhadjir Effendi, serta Dubes RI untuk Libanon Hajriyanto Tohari.

Wakil Ketua MDMC Dr Rahmawati Husein menambahkan, MDMC merupakan lembaga kesiapsiagaan dan pengurangan resiko bencana secara keseluruhan, serta pemulihan pasca bencana. “Selama lima tahun terakhir, MDMC sudah melakukan pembangunan Rumah Sakit Aman Bencana di 9 provinsi di Indonesia. Kami memastikan rumah sakit itu tahan terhadap bencana dan bisa berfungsi dengan baik. Contohnya pernah terjadi di Bima NTB ketika ada banjir bandang, RS Muhammadiyah bisa beroperasi di hari keempat,” jata Dr Rahmawati.

Rakernas MDMC akan digelar Jumat (31/1) sampai Minggu (2/2), untuk membahas program nasional dan merumuskan langkah yang akan dilakukan di Muktamar Muhammadiyah 2020. (Dol)

 

 


share on: