Yogyapos.com (BANTUL) - Bermaksud memperbaiki genteng rumahnya, seorang kakek Sakiyo Hadi (77) warga Sentul Rejo Bawuran Pleret Bantul meninggal dunia akibat disengat puluhan tawon (lebah gung), pada Jumat (15/3) sekitar pukul 17.30 WIB.
“Betul kami telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) orang meninggal dunia akibat terkena sengatan tawon Gung,” ungkap Kapolsek Pleret AKP Wiyadi SH MAP saat dikonfirmasi yogyapos.com, Jumat (15/3/2024) petang.
BACA JUGA: Granat Peninggalan Perang Dunia II Temuan Warga Dimusnahkan
Menurutnya yang juga hadir dalam kesempatan itu petugas BPBD Bantul, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bawuran, FPRB Pleret serta Pemerintah Kalurahan Bawuran.
AKP Wiyadi mengungkapkan, peristiwa langka ini bermula saat korban bermaksud memperbaiki genteng rumahnya. Tanpa sengaja ada genteng yang terjatuh dan mengenai rumah (sarang) tawon di dekatnya. Akibatnya korban diserang puluhan tawon.
“Korban turun dan dievakuasi dari keroyokan tawon. Karena korban luka-lukanya dan sempat pingsan, salah seorang saksi bersama istri korban Siti Jariyah (57) membawa korban ke rumah sakit Plreret Bantul,” katanya.
BACA JUGA: Kolonel Inf Faisal Amri Menjabat Kasipers Korem 072/Pamungkas
Kakek itu mendapatkan perawatan dan obat jalan. Kemudian dibawa kembali ke rumah oleh keluarganya. Namun dirinya merasa agak tidak enakan badan. Lalu ia ditunggu bergantian oleh beberapa keluarganya. Sekitar pukul 16.30 WIB, diketahui korban sudah meninggal dunia.
“Kami terjunkan Unit reskrim, intel dan SPKT, dan anggota Polsek Pleret mengecek lokasi kejadian sekaligus memonitor evakuasi sarang tawon oleh tem BPBD Bantul,” pungkas Wiyadi. (Spd)
