Yogyapos.com (BANTUL) - Mayat Joko Wibawa Putra (30) warga Mangunan Dlingo Kabupaten Bantul ditemukan dalam keadaan gantungdiri dan sudah membusuk di dalam rumah kontrakannha di Dusun Trayeman Pleret Bantul, Rabu (15/5/2024) siang.
“Mayat laki-laki itu diketemukan oleh para saksi yang juga teman kerja korban yaitu Ilham Suratmoko asal Dusun Gondangan Kidul Rt 01 Pakunden Ngluwar Magelang. Saksi lainnya Hasan Bachtiar (27) asal Gerilya Dagangan Madiun dan Rizki Rahayu (26) warga Mangunan Dlingo Bantul yang juga selaku istri korban,” kata Kasi Humas Polres Bantul, AKP I. Nengah Jeffry.
BACA JUGA: Diduga Hendak Tawuran, 16 Pelajar Diamankan Polisi
AKP I Nengah Jeffry mengungkapkan penemuan mayat korban dalam keadaan gantung diri. Peristiwa diketahui pertama kali oleh saksi teman korban yang pada Rabu (15/5/2024) siang datang ke kontrakan di Dusun Trayeman, Pleret Pleret Bantul.
Kedatangan dia bermaksud menanyakan keadaannya karena korban tidak berangkat bekerja sejak dua hari sebelumnya. Sesampai di sana ia curiga karena kontrakan dalam keadaan terkunci dan dari depan tercium bau tidak sedap.
Saksi bersama seorang temannya beirinisiatif menelpon istri korban, yang kemudian datang ke kontrakan dan kemudian menghubungi Petugas Polsek Pleret. Setelah dicek ke dalam kontrakan diketahui bahwa korban dalam keadaan menggantung di kusen pintu kontrakan dan telah meninggal dunia.
BACA JUGA: Pangdam IV/Diponegoro Resmikan Masjid Al Arif di Makodim Kebumen
Hasil pemeriksaan dokter Puskesamas Pleret dr Maulana Akbar dan hasil pemeriksaan dari Inafis Polres Bantul menyebutkan bahwa korban meninggal dunia sejak beberapa hari sebelumnya. “Tidak ditemukan tanda-tanda penganiyaan serta murni gantung diri. Mayat sudah membusuk, lebam mayat sudah ada, tulang leher patah, dan baru ada telur lalat belum ada larva. Menurut istri korban, bawa korban diduga bunuh diri dikarenakan masalah ekonomi,” jelas AKP Jeffry. (Spd)
