Mas Kawin Ukulele, Nikah Bareng pun Berlangsung Gayeng

share on:
Suasana nikah bareng di tempat wisata Banyu Langit berlangsung seru dan meriah || YP/Ist                      

Yogyapos.com (BANTUL) - Diwarnai rintik hujan, prosesi nikah bareng yang diikuti 3 pasang pengantin di Gerbang Banyu Langit Piyungan Bantul, Kamis (5/3) berjalan lancar dan khidmat. Kegiatan unik yang dihelat Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais) Sewon ini juga dalam rangka memperingati Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret mendatang.

Acara dimulai dengan proses kirab bregodo yang membawa 3 pasang pengantin, dengan iringan musik tradisional. Setibanya di Gerbang Banyu Langit yang mempunyai ketinggian lebih kurang 15 meter, para audiens dan partisipan menyanyikan lagu nasional Indonesia Raya. Sebagai simbolik seremonial acara, para hadirin pun membunyikan angklung bersamaan.

Wabup Bantul Abdul Halim Muslih sangat mengapresiasi acara nikah bareng yang digelar Fortais. Selain unik, sarat budaya, menjunjung nilai kearifan lokal juga ada aspek religiusitas.

“Ini sangat unik, luar biasa. Semua elemen kebahagiaan menjadi satu wadah. Menikah adalah sebuah proses kehidupan yang dijalani umat manusia. Fortais mengemasnya dengan unsur budaya, religius dan tentunya memberikan dampak ekonomi positif bagi warga sekitar,” ujar Abdul Halim.

Acara tersebut juga dihadiri Kepala KUA Piyungan Drs Ari Iswanto, Kepala Dinas Sosial DIY Drs Untung Sukaryadi, siraman rohani dari KH Kombes (Purn) Imam Sabarno, serta jajaran Forkompimda DIY dan Bantul.

Ketua Pelaksana Nikah Bareng, Ryan Budi SE mengatakan, ini merupakan rangkaian gelaran Nikah Bareng The Series yang akan dihelat di 4 spot wisata. “Konsep yang kami usung adalah pesta rakyat. Untuk mas kawin telah disiapkan berupa seperangakat alat solat serta alat musik ukulele. Usai memanjatkan doa, kami pun menyelipkan lagu tradisional. Harapan kami dengan acara ini adalah dengan

pernikahan dapat tertanam rasa kebangsaan untuk cinta terhadap NKRI sekaligus menjadikan budaya sebagai perekat bangsa,” terang Ryan.

Adapun ketiga pasangan pengantin yakni: Wisnu Budi (23) warga Seyegan Sleman menikah dengan Inna Hastarin (24) warga Ambarketawang Sleman, yang menikah di ayunan pinggir sungai. Kemudian ada pasangan M Tauhid (46) warga Imogiri Bantul bersama Darminah (47) asal Boyolali Jateng, yang menikah di gerbang Banyu Langit. Lalu ada Yuli Widodo (46) warga Baciro Yogya dengan pasangannya Astuti Atun (41) warga Saptisari Gunungkidul, yang melangsungkan pernikahan di kolam terapi ikan. (Dol)

 

 


share on: