Mantan Konjen RI di Songkhla Jadi Pemateri Kuliah Umum Prodi Humas UPN 'Veteran' Yogyakarta

share on:
Sesi Talk Show “Sawatdee P'Talk: Spill The Tea of Thailand Nuture” || YP-Hanantomo

Yogyapos.com (SLEMAN) - Program Studi Hubungan Masyarakat (Humas) UPN “Veteran” Yogyakarta menghadirkan narasumber luar biasa, Mantan Konsul Jenderal Republik Indonesia di Songkhla, Thailand, Drs Heru Wicaksono MM dalam kuliah umum yang digelar pada Selasa (22/11/2022).

SawatdeeP’Talk: Spill The Tea of Thailand’s Nuture, menjadi tema yang diangkat pada kuliah umum ini. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Seminar, Kampus II UPN “Veteran” Yogyakarta ini, diikuti oleh mahasiswa Prodi Humas dan jurusan lainnya.

Acara ini dipandu oleh  selaku MC dengan moderator acara Rizky Nur Hakiki. Selain itu, kuliah umum juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Machya Astuti Dewi MSi, Siti Fatonah MSi selaku Wakil Dekan II FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr Agung Prabowo, MSi selaku Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, serta Koordinator Prodi Hubungan Masyarakat, Dewi Novianti MSi.

Berlangsungnya acara kuliah umum kali ini merupakan sikap Prodi Hubungan Masyarakat dalam mempersiapkan anak didiknya untuk memperluas jangkauan dunia kerja, hingga ke taraf internasional seperti pada ranah politik luar negeri.

“Selain menjadi humas dalam perusahaan atau instansi pemerintahan, diharapkan lulusan-lulusan Prodi Hubungan Masyarakat mampu bersaing pada dunia diplomasi,” ungkap Dewi Novianti.

Hadirnya perkuliahan umum ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan Program Studi Hubungan Masyarakat, UPN “Veteran” Yogyakarta yang merupakan satu-satunya Program Sarjana Hubungan Masyarakat di Yogyakarta.

Dr Machya Astuti Dewi MSi menyebutkan, kuliah umum yang berlangsung hanya satu hari ini bisa dikembangkan menjadi kegiatan bertaraf internasional, seperti pertukaran mahasiswa langsung ke negara Thailand. 

“Kuliah umum ini menjadi sebuah langkah awal bagi mahasiswa yang nantinya mungkin bisa mengenalkan budaya Indonesia secara langsung di Thailand,” paparnya.

Pada kuliah umum yang dihadiri lebih dari 200 mahasiswa ini, Drs Heru Wicaksono menyampaikan beberapa materi pembahasan diantaranya, peran seorang humas dalam hubungan diplomatik bilateral terkhusus antara Thailand dan Indonesia, serta pengalamannya menjadi seorang Konsul Jenderal RI di Songkhla, Thailand.

Menurutnya, pembahasan ini memang mengarah pada civitas akademik di bidang hubungan internasional. Akan tetapi, kita para bagian dari hubungan masyarakat juga turut andil dalam terjalinnya sebuah hubungan bilateral antar sebuah negara.

“Meskipun ranah kerja sama internasional merupakan ranah hubungan internasional, ilmu kehumasan memiliki peran penting dalam pengaplikasikan peran komunikasi untuk menjalin sebuah hubungan diplomatik,” ungkap Heru Wicaksono.

Selama berjalannya acara, baik mahasiswa maupun pembicara terjalin hubungan yang sangat antusias. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya penanya dari mahasiswa yang ingin mengetahui peran-peran humas dalam kegiatan politik internasional. (Hanantomo)

 

 


share on: