Lubang Besar Jembatan Ngemplak Belum Diperbaiki, Komisi C DPRD Sleman Bersuara

share on:
Kondisi jembatan sangat mengkhawatirkan, terdapat lubang berukuran cukup besar || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Jembatan Ngemplak yang membentang di atas Sungai Mlinting Dusun Ngemplak, Sumberejo, Kapanewon Tempel jebol dan menuai tanggapan dari Komisi C DPRD Sleman.

Pantauan yogyapos.com hingga Jumat (25/6/2022) nampak lobang berdiameter sekitar 2 meter yang terletak dibagian tengah konstruksi jembatan yang dibangun pada tahun 1984 tersebut.

Kerusakan mulai diketahui warga sekitar satu bulan yang lalu. Di lokasi kini sudah terpasang sejumlah rambu-rambu larangan untuk melintasi jembatan. Sementara di sisi Timur dari jembatan tersebut terdapat fasilitas pendidikan berupa sekolah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gaten.

Warga berinisiatif memasang rambu darurat demi keselamatan pengguna jalan || YP-Eko Purwono

Anggota Komisi C DPRD Sleman, Rahayu Widi Nuryani SH MH mendesak kepada Pemerintah Kabupaten Sleman segera menganggarkan guna perbaikan. Sebab jika dibiarkan akan mengancam keselamatan penduduk sekitar.

“Kami Komisi C mendorong untuk segera diperbaiki karena ambrolnya jembatan itu jika tidak segera diperbaiki dikhawatirkan akan melebar dan membahayakan pengguna jalan. Kami berharap Pemerintah Daerah bisa memberikan bantuan anggaran untuk  perbaikan, karena alokasi anggaran dari kalurahan berat kalau harus  memperbaiki sendiri,” tandas Widi Nuryani, Jumat (25/6/2022).

Menurut dia, keberadaan bagunan jembatan itu sangat penting karena merupakan jembatan penghubung bagi warga, baik antar dusun maupun dengan wilayah kalurahan lain.

“Kami telah mendorong Dinas PUPKP Sleman untuk segera turun tangan,” katanya.

Menanggapi kerusakan jembatan, Jumadi salah satu warga Kalurahan Sumberejo menaruh harapan yang sama agar kerusakan segera ditangani.

“Kalau jembatan itu dibangun sekitar tahun 1984, awalnya kerusakannya hanya berupa lubang kecil, namun lama-lama membesar sekitar satu bulan yang lalu, harapan kami mohon untuk segera dibangun kembali,”katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Taupiq Wahyudi ST MTP mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait, mengupayakan dipasangkan Jembatan Bailey (jembatan darurat) sebelum bisa dilaksanakan pembangunan.

SD Negeri Gaten yang terletak di sisi Timur dari Jembatan Ngemplak || YP-Eko Purwono

“Kami juga telah berkoordinasi dengan DPU DIY untuk mendapatkan Jembatan Bailey namun tidak punya, ternyata yang ada di gudang BPBD DIY, jika  kondisi baik dan bisa dirangkai akan diupayakan untuk dilakukan pemasangan jembatan Bailey sebelum pembangunan fisik jembatan, minimal untuk akses anak-anak menuju ke sekolah,” jelas Taupiq.

Ditambahkan Kepala Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman, Sukarmin ST dan Kepala Bidang Bina Marga, Emilia Tristianingsin, sesuai kebijakan Bupati Sleman dan Sekda telah disepakati untuk detail engineering design (DED) revisi murni pada tahun anggaran 2022.

“Sedangkan pembangunan fisik  diupayakan menggunakan anggaran biaya tambahan atau ABT tahun 2022 dengan kebutuhan sekitar Rp 1 miliar, dengan catatan kalau proses lelang berjalan lancar bisa dilaksanakan pada akhir 2022,” jelasnya. (Opo)


share on: