Live Streaming Ijab Qobul, Program Unggulan KUA Kretek Bantul

share on:
Kedua mempelai usai melangsungkan ijab qobul || YP-Markaban Anwar

Yogyapos.com (BANTUL) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Kretek Bantil menghelat acara ijab qobul pernikahan secara online live streaming youtube. Calon pengantin yang melakukan ijab qobul pernikahan adalah Eka Ariwibawa SPJas dan Yuni Astutiningsih SPd, warga Dusun Bracan, Tirtomulyo, Kretek, Bantul.

Upacara ijab qobul yang dilakukan secara live streaming tersebut merupakan satu program unggulan KUA Kapanewon Kretek bersama Tim Kreatif Kemenag (Kementerian Agama) Kabupaten Bantul.

Menurut Kepala KUA Kretek, Mustafied SAg MH, live streaming merupakan salah satu bentuk pelayanan pada masyarakat di masa pandemi covid19. Pelaksanaan ijab qobul di balai nikah KUA Kretek hanyadiikuti oleh 10 orang saja.

“Anggota keluarga lain yang ingin menyaksikan prosesi pernikahan bisa menyimak dari rumah masing-masing. Kehidmatan prosesi pernikahan tetap terjaga, sekaligus bisa mengakomodasi keluarga besar masing-masing pengantin dengan menyaksikan lewat live streaming youtube. Program ini dalam rangka mentaati anjuran pemerintah untuk menjauhi kerumunan guna ikut memutus mata rantai penyebaran covid19,” ungkap Mustafied Amna.

Masih menurut Mustafied Amna, bahwa pelaksanaan ijab qobul dengan live streaming merupakan program unggulan KUA Kapanewon Kretek yang sebut Langkah Cepat Elsinta Kudapat yaitu layanan nikah cepat, praktis, transparan dengan EDC, live streaming, dan dokumen lengkap.

Keluarga yang hendak meyelenggarakan pernikahan bisa melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) di website Kemenag. Pendaftaran pernikahan juga bisa melalui layanan whatsapp (WA).

KUA Kapanewon Kretek telah memberikan layanan yang praktis dan transparan, pembayaran biaya administrasi pernikahan bisa dilakukan mesin EDC, mudah dan singkat dengan menggesek kartu ATM atau kartu kredit.

Mustafied Amna kembali mengungkapkan bahwa pernikahan di KUA Kretek telah memiliki sistem administrasi terintegrasi di website Kemenag. Usai melaksanakan pernikahan, kedua pengantin bisa langsung memperoleh kelengkapan dokumen berupa sembilan (9) dokumen yaitu dua (2) buku nikah masing-masing untuk pengantin laki-laki dan perempuan, satu (1) kartu nikah, tiga (3) Kartu Keluarga (KK) untuk pasangan pengantin dan masing-masing untuk KK orangtua pengantin laki-laki maupun perempuan, dua (2) kaperu (KartuPenduduk Baru), serta legalisir buku nikah. (Markaban Anwar)

 


share on: