LAUNCHING AKHIR TAHUN: Galeri Alam Puncak Kleco Sambut Bandara Baru

share on:

Yogyapos.com (KULONPROGO) - Kawasan wisata Puncak Kleco yang berlokasi di Dusun Duwet, Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo DIY terus berbenah menyambut liburan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019. Dengan memadukan keindahan lanskap alam, situs sejarah yang lengkap, kekayaan potensi seni budaya dan kehangatan masyarakat, Puncak Kleco siap menyongsong dibukanya bandara baru April 2019.

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Niken Probo Laras menyambut baik pembenahan kawasan Puncak Kleco. Sebab hal ini sangat mendukung, bukan saja parwisata tetapi juga seni budaya, serta ke depannya akan sanggup mendongkrak ekonomi warga.

“Tentu saja kami bersyukur mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Pariwisata Kulonprogo,” ucap Sekretaris Pengelola Wisata Puncak Kleco, Dwi Haryanto, Senin (17/12/2018) petang.

Dwi menyampaikan hal itu setelah pihaknya melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo pada 13 Desember 2018. Dalam audiensi ternyata diperoleh banyak masukan berharga, serta apresiasi atas perkembangan pengerjaan menuju finishing Puncak Kleco.

"Kami melaporkan kepada Ibu Niken tentang agenda akhir tahun 2018 yang akan melaunching Galeri Alam Puncak Kleco dan rencana kegiatan selama 2019, tutur Dwi Haryanto.

Disebutkan, Galeri Alam akan membranding area persawahan terasiring di sisi timur Selokan Kali Bawang sampai Kali Tinalah dengan pembuatan mural wayang dan Panggung Sanggakleco untuk menikmati keindahan lanskap alam dengan latar Bukit Menoreh.

Kawasan Menoreh, lanjut dia, memiliki legenda Gua Kiskendo yang mengisahkan pertarungan Lembusura melawan Subali. "Untuk program ini kami didukung juga oleh pabrik cat PT Jotun yang membantu kami 600 liter cat beraneka warna,” jelas Dwi.

Sementara dalam rapat koordinasi Pengelola dan warga Puncak Kleco, Senin (17/12) malam di Rumah Seni Bukit Menoreh (RSBM) disampaikan bahwa persiapan telah mencapai hampir 70 persen. Diharapkan selesai sebelum launching yang direncanakan pada 30 Desember 2018. Hadir di kesempatan itu Fasilitator Independen, Wahjudi Djaja, yang telah mendampingi pengembangan Puncak Kleco sejak awal berdirinya.

Dwi lebih jauh mengungkapkan, launching akan berbarengan dengan dimulainya musim panen. Acara bakal dimeriahkan antara lain prosesi kirab budaya yang dipimpin oleh R Bambang Nursinggih dengan Sekar Pangawikan diikuti seluruh warga Duwet dan para pemilik sawah. Selain itu digelar pula prosesi wiwit panen, dan lauching Galeri Alam Puncak Kleco serta pameran hasil kerajinan tangan warga Duwet dari anyaman bambu.

Acara yang mendapat dukungan Dinas Pariwisata DIY dan Dinas Pariwisata Kulon Progo ini, menurut Wahjudi Djaja, bisa menjadi model pengembangan pariwisata berbasis komunitas dengan menempatkan alam dan budaya termasuk sejarah sebagai basis geraknya.

"Bandara baru merupakan peluang yang harus segera disikapi dengan menyiapkan kawasan wisata yang sesuai dengan karakter Kulon Progo. Selain ramah lingkungan, juga peduli seni, sejarah, budaya dan tetap menjaga harmoni sosial. Dan itu ada di Puncak Kleco,” pungkasnya. (Udi)

 

 

 

 


share on: