Yogyapos.com (YOGYA) - Kisah klasik legendaris Mbah Bancak akan dipentaskan oleh Teater Khotekan nJeron Benteng Kampung Kadipaten RT 6/RW 07, Sabtu (16/ 8/2025) pukul 19.30 WIB.
Pementasan naskah karya sekaligus Sutradra Abdon Zennen Leaderningrat ini bertepatan dengan malam tirakatan HUT ke-80 RI, dengan gaya teater rakyat sampakan.
Menurur Abdon Zennen, lakon ini menceritakan tentang kegelisahan Mbok Tiwuk melihat kondisi masyarakat sekarang, yang kurang peduli dengan lingkungan, sesrawungan, guyub rukun, tepo salira dan toleransi. Anak-anak
juga terlalu asyik dengan gadgetnya dan individualis.
Disini keprihatin mbok Tiwuk semakin memuncak karena banyak orang terlebih anak-anak yang tak mau tahhu tentang sejarah perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Kemudian dia mememinta Mbah Bancak salah seorang tokoh masyarakat namun sederhana berwibawa dan luas wawasannya untuk menceritakan tentang Perjuangan kemerdekaan.

“Di dongeng inilah Mbah Bancak menceritakan bahwa kemerdekaan Indonesia ini bukan pemberian dari Belanda (penjajah) tetapi dari hasil perjuangan yang berdarah-darah oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang suku, agama, ras dan antar golongan sehingga kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 diproklamirkankan oleh Soekarno-Hatta," kata Abdon kepada yogyapos.com, Kamis (14/8/2025).
Dalam kesempatan Ia juga me ngungkapkan, bahwa berlatih intensif dumulai pada10 Agustus. 2025, yang diperankan oleh warga sekitar yang sama sekali bukan pelaku seni, namun mereka menunjukkan proges tinggi.
Acara ini juga didukung oleh Ketua RT 25 Sugeng serta penggerak masyarakat Yoyok Darminto, Tanti, Khoiri Budiyanto, Ketua RW 07 Widagdo. Pertunjukan dihadiri Ketua Komisi D DPRD Kota Yogya, Mantri Pamong Praja Kraton dan Lurah Kadipaten. (Agn)
