Kepala Sekolah Ikut Meriahkan Panggung Seni Muktamar, SMA Muma Yogya Kian Populer

share on:

MUKTAMAR ke-48 Muhammadiyah yang berlangsung sejak 18-20 November 2022, di Solo, telah usai dengan acara puncak memilih Ketua Umum PP Muhammadiyah Periode 2022-2027 dijabat Prof Dr Haedar Nashir MSi.

Muktamar kali ini terbilang paling semarak dibanding acara yang sama sebelumnya. Gegap gempita perhelatan lima tahunan persyarikatan Muhammadiyah 2022 ini tak lepas dari panggung seni yang dihidupkan panitia. Diisi aksi kreatif kader-kader dari berbagai daerah, termasuk para pelajar.

Melalui panggung seni itulah SMA Muhammadiyah 5 (Muma) Yogya kian moncer, menyita perhatian muktamirin atas keterlibatannya memanggungkan happening art dengan lakon ‘Sang Bagaskara’ besutan Kyai Kusen, PhD dan Dr Akhir Lusono.

Pentas dilakukan secara kolaboratif bersama unsur SMA muhammadiyah 7 Yogya dan sejumlah seniman Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Yogyakarta seprti Bambang Nur Singgih, BamabangBhe Susilo, Eka Wuryanta, Kyai Badhawi dan lainnya.

Kepala sekolah SMA Muma Yogyakarta, Yulianti MPd, menyatakan pihanya dalam pentas kolaborasi tersebut menggandeng pendidik Seni Budaya di sekolahnya yakni Ki Sumaryono dan Nyi Wahyu Krisnawati SSn selaku pendidik SMP Muhammadiyah 7 Kota Yogyakarta.

“Keterlibatan SMA Muma Yogya tidak terlepas dari permintaan LSBO PP Muhammadiyah yang diinisiasi oleh Defy Indiyanto Budiarto MA, Kyai Kusen, Dr Edi Sukardi MPd serta Tri Mulyono. Keempatnya kemudian menyerahkan sepenuhnya Dr Akhir Lusono Sastrawan Jawa Yogya untuk menggamit seniman Muhammadiyah yang ada di Yogyakarta,” ujar Titin kepada yogyapos.com di sela acara, Minggu (20/11/2022).

Ia mengaku awalnya diminta oleh Akhir Lusono terlibat memeriahkan panggung hiburan Muktamar. Pihaknya pun senang dapat berpartisipasi di acara tersebut. “Senang-senang saja. Tentu ini juga sebagai momentum kami mempublikasi atau mensosialisasikan sekolah kami lebih masif. Agar semakin banyak dikenal baik tataran regional sampai nasional,” terang Titin.

Keterlibatan SMA Muma Yogya sebagai sekolah berbasis budaya ini tidak tanggung tanggung. Kepala sekolahnya terjun langsung dengan bowo dan tembang pepilingnya. Trio dengan Ki Sunaryono dan Nyi Wahyu Krisnawati serta iringan musik Achid Nur Hidayat seorang penggiat seni di persyarikatan Muhammadiyah.

Memang diketahui bahwa SMA Muma Yogya adalah sekolah menengah atas milik persyarikatan Muhammadiyah ini beberapa tahun yang lalu ditetapkan sebagai sekolah budaya.

Menurut Titin, seni budaya menjadi penanda yang berbeda dengan sekolah lain. Maka tak pelak jika sekolah ini telah memiliki perangkat alat kesenian baik gamelan maupun wayang. Perangkat seni tersebut juga didayagunakan untuk latihan tidak hanya dianggurkan.

Penonton tampak antusias menyaksikan penampilan LSBO PP Muhammadiyah tersebut. Ada salah satu penonton yang nyeletuk bahwa Muhammadiyah ternyata memiliki seniman seniman handal. Baik di dalam pendidikan maupun diluar pendidikan. Termasuk Titin Yulianti, MPd kepala sekolah SMA Muma Yogya.

Diakhir acara, Titin mengucapkan selamat atas terpilihnya Prof Dr Haedar Nasir MSi dan Prof Dr Abdul Mut’i sebagai Ketum dan Sekum Muhammadiyah periode 2022-2027. “Semoga beliau-beliau itu amanah membawa kemajuan Muhammadiyah sesuai amanah muktamirin,” pungkasnya. (Met)

 

 

 


share on: