Kawasan Wisata TNGM Ditutup untuk Umum

share on:
Tampak gerbang Wisata Alam Jurang Jero telah dilockdown || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengumumkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat yang bakal diberlakukan mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021 untuk wilayah Jawa dan Bali terkait perkembangan Covid-19 yang cenderung melonjak.

Guna mendukung kebijakan tersebut, Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) melalui pengumuman Nomor : PG.15/BTGM/TU/KPP/07/2021 tertanggal 2 Juli 2021 tentang penutupan obyek wisata alam (OWA) di wilayah Taman Nasional Gunung Merapi.

"Sehubungan dengan diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat untuk Jawa-Bali selama periode 3 sampai dengan 20 Juli 2021, maka terhitung mulai 3 Juli 2021 seluruh obyek wisata alam di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi ditutup untuk umum," terang Plt Kepala Balai TNGM, Muhammad Wahyudi dalam suratnya yang diterima redaksi 
yogyapos.com, Jumat (2/7/2021).

Selanjutnya, kata dia, perubahan atau kebijakan pembukaan kembali obyek wisata alam akan diumumkan lebih lanjut."Demikian agar menjadi perhatian, terima kasih," katanya.

Ditambahkanya, sejauh ini total jumlah pengunjung sejak reaktivasi 2020 hingga 2 Juli 2021 atau sejak reaktivasi sudah buka tutup beberapa kali, terdapat sejumlah pengunjung dengan rincian , untuk di OWA Jurang Jero 9.108 wisnu, di OWA Muncar terdapat 14.537 wisnu dan di OWA Plunyon sebanyak 7.126 wisnu.

"Sejumlah OWA dalam lingkup BTNGM wilayah Sleman meliputi Plunyon di Kapanewon Cangkringan, OWA Tlogo Muncar di Kapanewon Pakem sedangkan Jurang Jero Kecamatan Srumbung di Kabupaten Magelang. Ketiga lokasi tersebut sudah sempat buka sebelumnya," katanya.

Sedangkan OWA lain yang belum sempat buka, meliputi OWA Tlogo Nirmolo di Kapanewon Pakem Sleman, OWA Kalikuning di Kapanewon Cangkringan Sleman, OWA Deles Indah di Kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten.

"Plus dua jalur pendakian New Selo di Boyolali dan Sapuangin di Kemalang Klaten sejak mei 2018 hingga saat ini masih ditutup karena kenaikan status Gunung Merapi," imbuh dia. (Eko Purwono)


share on: