Jalan dan Talud Rusak Berat, Warga Terkendala Keluar Masuk Desa Wisata

share on:

Yogyapos.com (BANTUL) - Jalan berikut talud Sungai di Desa Wisata Srikeminut Kedungmiri Sriharjo Kepamewon Imogiri Bantul rusak parah, amblas sedalam 1 hingga 1,5 meter dan sepanjang sekitar 40 meter.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-partai-ummat-lolos-verifikasi-berhak-ikut-pemilu-2024-9318

Padahal jalan dan talud tersebut baru saja selesai dibangun. Kondisinya kini sangat memprihatinkan, sehingga warga sekitar dan wisatawan terancam kehilangan akses jalan.

“Jalan ini mulai diketaui mengalami amblas pada Rabu 28 Desember lalu. Padahal baru saja pengerjaan pembangunannya. Sebelumnya juga memang sempat dipasangi bronjong namun amblas beberapa kali. Kini amblas lagi,” kata seorang warga yang juga pengelola Desa Wisata Gedungmiri, Alip (55), di lokasi, Senin (2/1/2023).

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-polda-diy-apresiasi-anggotanya-yang-selamatkan-wisatawan-dari-hempasan-ombak-parangtritis-9334

Belum diketahui secara pasti penyebabnya kenapa terjadi kerusakan fatal. Kini baru saja dipasangi pancang namun justru kedalaman dan lebar jalan yang amblas semakin bertambah.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-2023-banjir-melanda-sejumlah-wilayah-di-pantura-jateng-9331

“Akibatnya jika tidak segera diperbaiki kerusakan akan bertambah, akses warga dan wisatawan menjadi sangat terkendala. Mereka yang akan keluar masuk ke Kedungmiri dikhawatirkan harus melalui jalur alternatif melalui jembatan Sungai Oyo dan melewati wilayah Selopamioro Imogiri,” ujarnya.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-fachry-ali-cetakan-terakhir-republika-sebuah-refleksi--9333

Dikatakan, sangat mungkin penyebab amblasnya jalan ini karena adanya aliran air dari arah utara bagian atas ke selatan bagian bawah. Bahkan ada kemungkinan dari dalam bawah tanah yang menggerus tanah talud.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-ambarketawang-saat-pangeran-mangkubumi-mencium-keharuman-di-cakrawala--9332

Diketahui bahwa beberapa waktu terakhir ini arus Sungai Oyo seringkali cukup besar. Selain arus air juga membelok dan menabrak bagian jalan yang amblas. Maka diperkirakan kedalaman dan lebar bagian yang amblas juga akan bertambah. Selain itu arus air Sungai Oyo berbelok dan membentur bagian yang amblas.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-catatan-akhir-tahun-jcw-memprihatinkan-masih-banyak-vonis-ringan-kasus-korupsi-9335

Tentang rekanan yang mengerjakan proyek ini, yogyapos.com belum mengetahui secara pasti, namun diperkirakan dari Bantul sendiri.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjann Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPU PKP) Bantul Drs Aris Suharyanta membenarkan adanya kejadian dan kerusakan infrastruktur tersebut.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-refleksi-akhir-tahun-aktivis-menilai-kpu-paling-fair-jika-diisi-perwakilan-parpol-9336

“Kami juga telah meninjau langsung ke lokasi. Mungkin penyebab kerusakan karena arus air dari hulu ke hilir melalui bagian bawah jalan masuk ke Sungai Oyo. Selain itu juga justru dari bawah tanah. Untuk mengetahui benar dan tidaknya adanya aliran air itu dan memperoleh solusinya, maka kami akan konsultasi ke UGM Yogyakarta. Kami akan bertemu Rabu 5 Januari mendatang,” katanya.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-meningkat-gangguan-kamtibmas-di-bantul-tembus-1566-kasus-9308

Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih, membenarkn adanya kejadian itu. Hal itu nantinya segera akan di konsultasikan ke pihak ahli tehnik geologi termasuk ke UGM. (Spd)

 


share on: