Indonesian Pride Warnai Event Antangin Tour de Ambarrukmo 2022

share on:
Dari kiri ke kanan : Ketua Pelaksana  ATDA 2022 Indra Gunawan, GM  Plaza Ambarrukmo  Surya Ananta dan Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo || YP-Sulistyawan Ds

Yogyapos.com (SLEMAN) - Setelah terhenti selama dua tahun karena pandemi, ajang olah raga sepeda Antangin Tour de Ambarrukmo 2022 kembali diselenggarakan pada Sabtu (20/8/2022). Berbeda dengan tahun sebelumnya, event kali ini menjadi special karena bersamaan dengan semarak HUT Republik Indonesia ke 77th.

Untuk itu, tema yang diusung penyelenggara kali ini adalah "Indonesian Pride" yang dihadirkan mulai dari jersey peserta yang bertema merah putih dan jersey road captain yang bertema baju pejuang. 

GM Plaza Ambarrukmo Surya Ananta mengatakan,Tour de Ambarrukmo merupakan annual event cycling yang sukses diselenggarakan oleh The Ambarrukmo Group sejak 2017. Event ini mendapat dukungan penuh dari Dinpar DIY, Korem, Polda dan Pemerintah Provinsi DIY.

Meskipun event ini tanpa hadiah, tetapi animo para pecinta sepeda untuk ikut dalam event ini selalu meningkat dari tahun-tahun. Oleh karena itu, Event ini digelar  dua kali yaitu bulan Maret dan Bulan Agustus 2022.

Panitia Penyelenggara ,  Perwakilan Sponsor || YP-Sulistyawan Ds

“Untuk tahun ini, ada 1350 pesepeda yang akan mengikuti kegiatan ini,” ujar Surya kepada sejumlah wartawan yang hadir dalam Press Conference, di Pendhapa Agung Ambarrukmo Rabu (3/8/2022).

Ditambahkan Surya, Tujuan dari Antangin Tour de Ambarrukmo 2022 adalah mengenalkan potensi wisata alam,budaya dan kuliner Yogyakarta melalui kegiatan event cyclist tourism, serta membantu pemulihan perekonomian Yogyakarta dengan menambah durasi tinggal wisatawan yang berkunjung dari rata-rata 2 hari 1 malam menjadi 3 hari 2 malam.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menyampaikan,  event ini merupakan event yang sangat bergengsi bagi para pecinta sepeda di Yogyakarta dan sekitarnya. Oleh karena itu, event ini mempunyai dampak ganda yaitu memberi ruang pada para pecinta olah raga sepeda sekaligus sebagai ajang promosi pariwisata di Yogyakarta.

“Saya kira event ini akan mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Mereka yang semula hanya pingin tinggal 2 hari, bisa saja jadi 5 hari karena mereka menyempatkan diri untuk berwisata ke beberapa destinasi wisata yang sempat mereka lewati,” ujar Singgih.

Ditambahkan Singgih, terhadap beberapa pitstop yang dikunjungi, nantinya para peserta dapat melihat beberapa potensi masing-masing. Karena nantinya di setiap perhentian akan ada pameran produk dan budaya dari masing-masing daerah.

Mengenai teknis pelaksanaan event, Koordinator Pelaksana Event Antangin Tour De Ambarrukmo 2022 Indra Gunawan menjelaskan, karena banyaknya peserta yang mengikuti ajang ini maka tahun ini  peserta  akan terbagi menjadi dua kelas.

Untuk peserta reguler menempuh jarak 137 KM , sementara peserta race King Of Mountain (KOM) & Queen Of Mountain (QOM)  akan menempuh jarak 149 KM. Adapun total rute yang dilalui mencapai evelation gain 1648 meter dengan rata rata waktu yang akan ditempuh dari titik start ke finish 6- 7 jam perjalanan dengan melintasi 3 Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta

“Karena banyaknya peserta maka untuk jadwal kegiatan akan kita bagi dalam beberapa termin waktu dan nanti pelaksanaan start juga kita bagi dalam beberapa kloter,” ujar Indra.

Indra menjelaskan, sejak tanggal 17-19 Agustus 2022 peserta Antangin Tour De Ambarrukmo 2022 dipastikan sudah hadir di Yogyakarta karena mereka harus melakukan pengambilan racepack collection yang berisikan jersey, bib number, manual book dan beberapa sample produk dari sponsor di main Atrium Plaza Ambarrukmo. 

Untuk itu, mereka tentu saja tidak cukup tinggal sehari  untuk kepentingan tersebut. Pada area pengambilan racepack collection terdapat fasilitas mekanik untuk setting sepeda peserta di pendopo Ambarrukmo dan beberapa booth sponsor yang menjual dan display produknya.

Ditambahkan Indra, nantinya start Antangin Tour De Ambarrukmo 2022 akan dimulai pukul 05.30 di kawasan Plaza Ambarrukmo, menuju wilayah Kabupaten Kulon Progo untuk beristirahat di Danau Sermo (checkpoint 1), kemudian dilanjutkan melewati kawasan bukit Menoreh untuk menuju Lapangan Tempel Kabupaten Sleman (checkpoint 2), dan dilanjutkan melintasi kawasan perkebunan salak di Turi untuk menuju Lapangan Siwa Candi Prambanan (checkpoint 3).

Selanjutnya peserta akan menuju titik finish kembali di kawasan Plaza Ambarrukmo untuk mengambil medali finisher dan makan siang dengan sajian kuliner khas Yogyakarta di area Pendopo Agung Royal Ambarrukmo. (Sulistyawan Ds)

 


share on: