Yogyapos.com (SLEMAN) – Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 dengan mengusung tema ‘Banyurejo Jenius, Banyurejo Religius, Banyurejo Berbudaya’. Kegiatan perdana ini disemarakkan dengan sejumlah acara dan dibuka oleh Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta di Lapangan Banyurejo, Minggu (19/3/2023).
Ketua Panitia HUT ke-75 Kalurahan Banyurejo, Irwan Darmanta mengatakan Kalurahan Banyurejo berdiri pada 19 April 1948, kegiatan kali ini merupakan awal dari rangkaian acara Hari Jadi Kalurahan Banyurejo, diawali dengan jalan sehat dan senam massal yang diikuti 2.000 peserta, lomba mewarnai, lomba baca puisi, hafalan Jus Amma dan cerdas cermat.
“Tujuan diadakan kegiatan ini yakni untuk mengingatkan kembali sejarah Kalurahan Banyurejo yang telah berdiri sejak 75 tahun yang lalu dan meningkatkan potensi generasi muda yang genius, religius dan berbudaya sekaligus sebagai momentum untuk meningkatkan taraf perekonomian rakyat,”jelas Irwan disela kegiatan.
Rangkaian acara yang lain, pada 18 April ada Mujahadah, doa bersama dan Sholawat, kemudian pada 19 April diwarnai dengan tabur bunga dan ziarah ke makam lurah terdahulu yang telah meninggal, lalu di bulan Mei ada rangkaian kegiatan budaya yaitu pada 5 Mei digelar kirab budaya, ketoprak dan pentas kreasi anak juga penampilan kesenian jatilan dan pentas kreasi dari masyarakat Banyurejo.
“Dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat dibuka juga bazar UMKM untuk mengakomodir pelaku UMKM di Banyurejo, kami berharap melalui acara ini dapat mewujudkan masyarakat Banyurejo yang genius, religius dan berbudaya,”harap dia.
Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta menjelaskan even perdana ini merupakan bagian dari momentum penting sejarah berdirinya Desa Banyurejo yang kini menjadi Kalurahan Banyurejo, pihaknya berharap acara ini menjadi media untuk mempersatukan masyarakat dan membentuk semangat persatuan dan kesatuan warga yang terdiri dari berbagai kalangan.
Senam massal di Lapangan Banyurejo || YP-Eko Purwono
“Kami berharap melalui acara ini dapat mempersatukan warga, sekaligus menjadi bentuk kerukunan yang membudaya. Termasuk upaya untuk pengentasan kemiskinan,” tutur Haris.
Sementara itu, Lurah Banyurejo Saparjo berharap melalui kegiatan yang digagas oleh pihak Kalurahan Banyurejo ini dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kalurahan Banyurejo sehingga muncul kebersamaan untuk membangun wilayah Banyurejo agar lebih maju, genius, religius dan berbudaya.
“Kami berharap warga memiliki jiwa memiliki Banyurejo, dengan dukungan seluruh warga tentunya akan lebih mudah untuk melaksanakan pembangunan menuju Banyurejo lebih baik,” kata Saparjo.
Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat HY Aji Wulantara, Anggota DPRD DIY Sudaryanto dan Forkopimcam Tempel. (Opo)
