Yogyapos.com (BANTUL) - Gebernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak para lurah menjunjung tinggi peradaban nusantara demi kemajuan masa datang.
Ajakan itu diungkapkan oleh Sri Sultan dalam acara Jogja Pandu Peradaban Nusantara Menuju Hamemayu Hayuning Bawana, di Graha Pradipta Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, Sabtu (18/1/2025).
BACA JUGA: Al Iswat Hadir di Proyek Jalan Tol, Seperti Ini Perannya
Di hadapan 100 hadirin terdiri para lurah, pomong dan unsur lainnya, Raja Kraton Kasultanan Yogyakarta menekankan kini sudah bukan masanya untuk bekamuflase. Melainkan menjawab tantangan untuk berbudaya Yogyakarya demi kemajuan bagi DIY khususnya bahkan nasional. Nampak diantara hadirin Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan.
“Hamemayu Hayuning Bawono yang merupakan tema pada acara ini mempunyai makna filosofi yang dalam mewujudkan nilai-nilai positif,” tambahnya.
BACA JUGA: Innova Diseruduk Tronton, Kerugian Ditaksir Sekitar Rp 155 Juta
Setidaknya mempunyai makna golong gilig (satu tekad), sengguh ora mingkuh (tidak lari dari tanggungjawab), greget (semangat) dan nyakitin (bersatu padu) untuk kemajuan diri sendiri maupun semua pihaknya.
“Hal ini dapat tercapai melalui tekad dan kerja keras secara nyata oleh kita semua,” tambahnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Forkopimda DIY dan Kabupaten serta Kota Yogayakarta. Sebelum mendengarkan pidato Gubernur, acara diawali dengan kirab para lurah dan berbagai pihak. (Spd)
