Yogyapos.com (SLEMAN) - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menyambangi Klinik Delima di Sleman. Kunjungan untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) berjalan dengan baik.
“Kita ingin melihat secara langsung penerapan janji layanan JKN di fasilitas kesehatan sehingga peserta mendapatkan layanan yang mudah, cepat dan setara,” ujar Ghufron didampingi Deputi Direksi Wilayah VI BPJS Kesehatan, Mulyo Wibowo kepada yogyapos.com, Minggu (17/3/2024).
BACA JUGA: Berkat Patroli Subuh, Mercon Jumbo Berhasil Diamankan dari Dua Remaja
Dia menjelaskan pelayanan di FKTP merupakan peran penting dalam penyelenggaraan Program JKN sehingga perlu dilakukan kunjungan langsung untuk memastikan semuanya berjalan sesuai alur layanan kesehatan. FKTP merupakan garda terdepan, sehingga wajib melaksanakan janji layanan JKN. Salah satunya seperti tidak perlu meminta fotokopi berkas kepada peserta JKN yang berobat. “Cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Digital pada Aplikasi Mobile JKN,” jelasnya.
BACA JUGA: LSBO Ngestiharjo Gelar Lomba Ngaji dan Karaoke Lagu-lagu Islami, Ini Penjelasannya
Lebih lanjut, disebutkan, BPJS Kesehatan telah mengembangkan beragam inovasi untuk memberikan kemudahan akses layanan bagi peserta JKN. Salah satunya adalah Aplikasi Mobile JKN yang sudah terbukti memberikan manfaat bagi peserta JKN, untuk memenuhi kebutuhan akan layanan yang mudah, cepat, dan setara.
“Kami berharap seluruh peserta JKN dapat memaksimalkan pemanfaatan aplikasi ini,” sebutnya.
BACA JUGA: Tak Terima Diminta Undur Diri, Karyawan Nusantara Sakti Yogya Ajukan Gugatan
Pihaknya mengapresiasi implementasi antrean online di Klinik Delima yang sudah terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN. Dengan itu semua, diharapkan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada peserta JKN juga semakin meningkat dan berkualitas.
“Mari bersama-sama menciptakan layanan JKN yang mudah, cepat, dan setara tanpa diskriminasi, sehingga manfaat Program JKN ini semakin dirasakan masyarakat secara optimal,” timpalnya.
Diungkapkan, banyak kemudahan yang dirasakan peserta ketika mengakses Aplikasi Mobile JKN. Dalam satu genggaman melalui handphone, peserta dapat mendapatkan berbagai informasi dan layanan seperti informasi peserta, ubah data diri, layanan konsultasi online, kartu digital, hingga pengaduan keluhan.
Kemudahan akses ini diperuntukan tidak hanya untuk memudahkan akses informasi kepada peserta namun peserta juga dapat melakukan komunikasi dengan dokter melalui layanan konsultasi online dokter.
BACA JUGA: Prof Djamaluddin Ancok Wafat karena Sakit, Berikut Keterangan Lengkapnya
“Saya berharap, seluruh fasilitas kesehatan juga turut aktif mengedukasi peserta dan masyarakat yang berobat untuk memanfaatkan aplikasi mobile JKN,” harapnya.
Direktur Klinik Delima, Dini Melani menyampaikan, Klinik Delima akan selalu berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan kesehatan serta tidak melakukan fraud dalam memberikan layanan kepada peserta JKN, terus membantu BPJS Kesehatan terkait informasi tentang prosedur layanan JKN dan mensosialisasikan kepada peserta JKN terkait Aplikasi Mobile JKN.
“Kami atas nama Dewan Direksi dan Manajemen Klinik Delima mengucapkan terima kasih kepada Direktur BPJS Kesehatan beserta jajaran yang telah berkunjung langsung ke Klinik Delima untuk memastikan layanan JKN,” ujar Melani. (Opo)
